back to top

Serok 10% Saham NOBU, Prima Cakrawala Sentosa Habiskan Duit Rp560 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Prima Cakrawala Sentosa (PCS), salah satu pemegang saham  PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU),  menambah porsi kepemilikan sahamnya di emiten perbankan tersebut. Transaksi jumbo ini dilakukan PCS melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 22 Agustus 2025.

Seperti dikutip dari laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen ke BEI, Rabu 27 Agustus 2025, PCS memborong 747.700.000  unit (10%) saham NOBU di kisaran harga Rp749 per lembar. “Tujuan transaksi saham Rp560 miliar ini adalah investasi dengan kepemilikan saham langsung,“ tulis laporan tersebut.

Pasca pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Prima Cakrawala Sentosa (PCS), terhadap NOBU meningkat, dari 812.767.012 unit (10,87%) menjadi 1.560.467.012 unit (20,87%).

Ditinjau dari sisi keuangan, NOBU memiliki kinerja  yang solid. Hingga semester I 2025, NOBU membukukan laba bersih sebesar Rp127,75 miliar, tumbuh 82,584% dibandingkan pada periode sama tahun 2024. Pendapatan bunga  bersih Perseroan naik 25,53% menjadi Rp571,32 miliar pada semester I 2025. Kredit yang disalurkan NOBU sebesar Rp20,56 triliun pada semester I 2025, naik 17,91%. Adapun rasio kredit bermasalah (NPL Gross) sebesar 0,68% di semester I 2025.

Di Bursa Efek Indonesia atau BEI, harga saham NOBU pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025 pukul 11.25 WIB terpantau di Rp590 per unit, naik 4,23% dibanding sehari sebelumnya di Rp565 per unit. Selama sepekan perdagangan, saham NOBU naik 1,8%, dari Rp555, menjadi Rp565 per unit pada 27 Agustus 2025.(konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ambruk 3,05% ke 7.137,212 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jelang akhir pekan, harga sebagian besar...

Prospek Stabil, Pefindo Tegaskan Peringkat Eagle High Plantations (BWPT), Obligasi dan Sukuk

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pefindo menegaskan peringkat idA- untuk PT...

Pefindo Pertegas Peringkat BVIC dan Obligasi, Prospek Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pefindo menegaskan peringkat idA- untuk PT...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru