STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan saham, Jumat (10/10/2025), dibuka menguat di level 8.259,075. Namun sesaat kemudian, IHSG bergeser ke zona merah. Hingga pukul 09.17 WIB, IHSG terpantau di level 8.225,288, melemah 25,650 poin atau turun 0,31% dari penutupan Kamis (09/10/2025) di level 8.250,938.
Penurunan IHSG pagi ini, antara lain, dipicu oleh turunnya harga saham emiten. Harga saham BBCA, misalnya turun 2,32% jadi Rp7.375 per saham. ASII turun 0,84% jadi Rp5.875, BBRI turun 3,37% jadi Rp3.730, BMRI turun 2,28% jadi Rp4.290, BBNI turun 2,93% jadi Rp3.980, dan BBTN turun 2,43% ke harga Rp1.205 per saham.
Sedangkan saham TLKM naik 0,66% jadi Rp3.030 per saham. GGRM terangkat 0,43% jadi Rp11.600, KLBF naik 1,38% jadi Rp1.100, SMGR naik 0,39% jadi Rp2.590, RATU naik 15,34% jadi Rp10.150, dan RAJA naik 12,92% ke harga Rp5.900 per saham.
Menurut data RTI Business, hingga pukul 09.24 WIB, terpantau sebanyak 6,124 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 467 ribu, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,472 triliun. Tercatat sebanyak 279 saham naik, sebanyak 239 saham turun dan sebanyak 151 saham tetap tidak berubah.
Sementara itu, indeks bursa Asia pada Jumat (10/10/2025) pagi ini melemah. Indeks Nikkei 225 dan Hang Seng turun masing-masing 0,93% dam 0,87%. Berikut, indeks Shanghai dan Straits Times turun masing-masing 0,23% dan 0,07%.
