spot_img

Jual Habis Semua Sahamnya, Direktur TOSK Resmi ‘Cabut’ dari Daftar Pemegang Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Direktur PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), Ramadhona, resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di perusahaan. Aksi ini dilakukan melalui empat kali transaksi beruntun dengan total nilai sekitar Rp17,1 miliar.

Transaksi pertama dilakukan pada 21 Oktober 2025 dengan menjual 77.848.400 saham di harga Rp81,5 per saham. Nilainya mencapai sekitar Rp6,34 miliar.

Pada 22 Oktober 2025, ia kembali menjual 7.500.000 saham di harga Rp75,5 per saham dengan nilai sekitar Rp566 juta.

Sehari kemudian, 23 Oktober 2025, Ramadhona melepas 118.542.400 saham di harga Rp77,3 per saham dengan nilai sekitar Rp9,17 miliar.

Penjualan terakhir terjadi pada 24 Oktober 2025. Saat itu, ia menjual 21.929.200 saham di harga Rp74 per saham dengan nilai sekitar Rp1,62 miliar.

Setelah seluruh transaksi selesai, total nilai penjualan saham Ramadhona mencapai sekitar Rp17,7 miliar. Kini, kepemilikannya di TOSK menjadi 0% alias sudah tidak memiliki saham sama sekali.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Ramadhona menjelaskan setiap transaksi dilakukan untuk tujuan divestasi dengan status kepemilikan langsung.

Aksi tersebut sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham emiten.

Seluruh transaksi dilakukan tanpa perjanjian repurchase agreement (repo) dan dikategorikan sebagai penjualan saham biasa. Dengan demikian, Ramadhona resmi keluar dari jajaran pemegang saham TOSK setelah sebelumnya memiliki lebih dari 5% saham perusahaan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PNGO Resmi Ganti Nama Jadi AEP Pinago Plantations, Kode Saham Tetap

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT AEP Pinago Plantations Tbk (PNGO)...

IHSG Dibuka Melemah 0,59% ke 6.160,105 pada Perdagangan Pagi Senin, 27 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai...

BEI Gembok Saham ALKA Gara-Gara Harga Meroket 169,60%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru