STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan tegas terhadap belasan saham yang harganya melonjak terlalu drastis. Otoritas bursa resmi menjatuhkan sanksi penghentian sementara atau suspensi kepada 11 saham sekaligus.
Langkah ini menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang sangat signifikan pada saham-saham tersebut. Kebijakan ini merupakan bentuk perlindungan nyata bagi para investor di pasar modal.
Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa, 13 Januari 2026. Perdagangan dihentikan baik di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Otoritas bursa ingin memberikan waktu jeda atau cooling down bagi para pelaku pasar.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, memberikan penjelasan resminya. “Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham… dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham… pada tanggal 13 Januari 2026,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (13/1/2026).
Sebelas emiten yang terkena “gembok” bursa ini mencakup berbagai sektor. Mereka adalah PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) dan PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL). Ada pula PT RMK Energy Tbk (RMKE) serta PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI).
Selain itu, bursa menghentikan perdagangan saham PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP). Daftar ini berlanjut dengan PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP).
Emiten lain yang turut disuspensi adalah PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) beserta Waran Seri I miliknya (KOCI-W). Terakhir, terdapat PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), dan PT Soechi Lines Tbk (SOCI).
Yulianto Aji Sadono menegaskan tujuan utama dari kebijakan masif ini. Penghentian sementara dilakukan “Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya…” lanjutnya.
Bursa mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu waspada. Investor diminta terus memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko investasi akibat volatilitas harga yang tidak wajar.
Harga Saham
Kesebelas saham ini tercatat mengalami lonjakan harga kumulatif yang luar biasa. Saham LMAX ditutup di Rp214 atau naik 18 poin setara 9,18% dari posisi penutupan sebelumnya di Rp196. Sepanjang hari, saham ini bergerak stabil di Rp214. Volume perdagangan tercatat sebanyak 6.413.700 saham. Harga tersebut menjadi level tertinggi LMAX sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu terakhir, LMAX bergerak di kisaran Rp25 hingga Rp218. Kapitalisasi pasar LMAX mencapai Rp139.101.877.850.
Saham PPGL naik 26 poin atau 9,56% ke level Rp298 dari penutupan sebelumnya di Rp272. Harga pembukaan, tertinggi, dan terendah berada di Rp298. Volume transaksi mencapai 2.956.800 saham. Harga ini juga menjadi level tertinggi PPGL sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu, saham ini bergerak di rentang Rp88 hingga Rp298. Kapitalisasi pasar PPGL tercatat Rp229.811.049.960.
Saham RMKE melonjak 1.150 poin atau 17,10% ke Rp7.875 dari posisi sebelumnya Rp6.725. Saham ini dibuka di Rp7.400 dan bergerak di kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000. Volume perdagangan mencapai 78.884.600 saham. Level Rp7.875 menjadi harga tertinggi RMKE sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu, saham ini berada di rentang Rp486 hingga Rp8.000. Kapitalisasi pasar RMKE mencapai Rp34.453.125.000.000.
Saham PADI naik tipis 1 poin atau 0,51% ke Rp199 dari penutupan sebelumnya di Rp198. Saham ini dibuka di Rp206 dan bergerak di kisaran Rp169 hingga Rp224. Volume transaksi mencapai 1.493.524.300 saham. Level Rp199 menjadi harga tertinggi PADI sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu terakhir, PADI bergerak di rentang Rp9 hingga Rp224. Kapitalisasi pasarnya sebesar Rp2.250.142.058.276.
Saham MKAP melesat 95 poin atau 16,10% ke Rp685 dari posisi sebelumnya Rp590. Saham ini dibuka di Rp620 dan sempat menyentuh Rp715 sebelum ditutup di Rp685. Volume perdagangan mencapai 6.711.800 saham. Harga Rp685 menjadi level tertinggi MKAP sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu, saham ini bergerak di kisaran Rp228 hingga Rp715. Kapitalisasi pasar MKAP tercatat Rp2.226.250.000.000.
Saham SPRE menguat 24 poin atau 9,76% ke Rp270 dari penutupan sebelumnya Rp246. Harga pembukaan sekaligus tertinggi berada di Rp270, sementara terendah di Rp222. Volume perdagangan tercatat 22.467.200 saham. Harga Rp270 menjadi rekor tertinggi SPRE sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp68 hingga Rp270. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp216.000.000.000.
Saham ATAP melesat 150 poin atau 24,59% ke Rp760 dari penutupan sebelumnya Rp610. Saham ini dibuka di Rp600 dan bergerak di rentang Rp560 hingga Rp760. Volume transaksi mencapai 74.972.600 saham. Harga Rp760 menjadi level tertinggi ATAP sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu, ATAP bergerak di kisaran Rp25 hingga Rp760. Kapitalisasi pasarnya tercatat Rp950.000.000.000.
Saham KOCI naik 28 poin atau 16,47% ke Rp198 dari posisi sebelumnya Rp170. Saham ini dibuka di Rp228 dan bergerak di kisaran Rp171 hingga Rp228. Volume perdagangan tercatat sangat besar mencapai 286.866.500 saham. Harga Rp198 menjadi level tertinggi KOCI sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu, saham ini berada di rentang Rp50 hingga Rp228. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp874.290.225.402.
Saham MDIA menguat 10 poin atau 10% ke Rp110 dari penutupan sebelumnya Rp100. Saham ini dibuka di Rp103 dan bergerak di kisaran Rp103 hingga Rp110. Volume transaksi tercatat 19.211.700 saham. Harga Rp110 menjadi rekor tertinggi MDIA sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu terakhir, saham ini bergerak di rentang Rp10 hingga Rp110. Kapitalisasi pasar MDIA mencapai Rp4.313.709.224.000.
Saham TRUE melonjak 82 poin atau 18,30% ke Rp530 dari posisi sebelumnya Rp448. Saham ini dibuka di Rp478 dan bergerak di kisaran Rp418 hingga Rp535. Volume perdagangan sangat besar mencapai 510.253.900 saham. Harga Rp530 menjadi level tertinggi TRUE sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu, saham ini bergerak di rentang Rp12 hingga Rp535. Kapitalisasi pasarnya tercatat Rp4.012.687.165.800.
Saham SOCI melesat 115 poin atau 19,49% ke Rp705 dari penutupan sebelumnya Rp590. Saham ini dibuka di Rp605 dan bergerak di kisaran Rp605 hingga Rp720. Volume transaksi mencapai 243.548.900 saham. Harga Rp705 menjadi level tertinggi SOCI sepanjang tahun berjalan. Dalam 52 minggu terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp126 hingga Rp720. Kapitalisasi pasar SOCI tercatat Rp4.976.595.000.000.
