STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir manis pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Indeks saham unggulan ini sukses parkir di zona hijau.
IHSG menguat 63,579 poin atau naik 0,72% ke level 8.948,303. Angka ini naik signifikan dari penutupan Senin (12/1/2026) di posisi 8.884,723.
Pada awal perdagangan kemarin, indeks dibuka di level Rp8.931,242. Penguatan ini juga diiringi aksi beli bersih investor asing dalam jumlah besar.
Total net buy asing mencapai sekitar Rp1,45 triliun. Ada lima saham paling banyak diburu pemodal luar negeri.
Saham-saham tersebut meliputi INCO, ASII, dan MBMA. Selain itu, investor asing juga memborong saham BBNI serta ANTM.
Fanny Suherman, CFP®️, Head of Retail Research BNI Sekuritas memberikan pandangan teknikal. Ia melihat potensi tren positif indeks masih berlanjut.
“IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan sepanjang bertahan di support 8900,” ujar Fanny Suherman dalam riset hariannya.
Level support IHSG saat ini berada di rentang Rp8.860-Rp8.900. Sementara level resisten diprediksi ada di kisaran Rp8.970-Rp9.000.
BNI Sekuritas juga membagikan enam ide perdagangan untuk hari ini. Saham pilihannya adalah MEDC, ARCI, CDIA, MINA, ANTM, dan ENRG.
- MEDC – Buy if Break
• Level Buy if Break: Rp1.505
• Target dekat: Rp1.530 – Rp1.560
• Cutloss: di bawah Rp1.490 - ARCI – Spec Buy
• Area beli: Rp1.745 – Rp1.755
• Target dekat: Rp1.770 – Rp1.805
• Cutloss: di bawah Rp1.735 - CDIA – Buy if Break
• Level Buy if Break: Rp1.540
• Target dekat: Rp1.575 – Rp1.620
• Cutloss: di bawah Rp1.510 - MINA – Spec Buy
• Area beli: Rp560 – Rp570
• Target dekat: Rp615 – Rp645
• Cutloss: di bawah Rp550 - ANTM – Spec Buy
• Area beli: Rp3.840 – Rp3.880
• Target dekat: Rp3.920 – Rp3.950
• Cutloss: di bawah Rp3.810 - ENRG – Spec Buy
• Area beli: Rp1.635 – Rp1.645
• Target dekat: Rp1.670 – Rp1.710
• Cutloss: di bawah Rp1.620
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
