STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memberikan penjelasan resmi terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) anak usahanya, PT Gayo Mineral Resources (GMR). Klarifikasi ini disampaikan manajemen untuk menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi menjelaskan, saat ini GMR masih dalam tahap eksplorasi emas dan tembaga di Aceh. Lokasi proyek tersebut berada di wilayah Aceh sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Pengembangan GMR ke tahap komersial merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang perusahaan. Perseroan sedang mengkaji secara internal mengenai besaran investasi dan sumber pendanaan yang dibutuhkan.
Manajemen memperkirakan adanya kebutuhan investasi besar untuk mengembangkan kegiatan usaha GMR ke depan. Oleh karena itu, perusahaan mulai mempertimbangkan sejumlah opsi sumber pendanaan eksternal. Salah satunya melalui mekanisme IPO saham di pasar modal.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat keputusan maupun langkah konkret terkait pelaksanaan IPO GMR. Perseroan masih terus mengkaji berbagai aspek relevan serta pilihan sumber pendanaan yang tersedia.
Target waktu pelaksanaan IPO juga belum ditentukan. Perusahaan masih mematangkan berbagai opsi sesuai kebutuhan pendanaan untuk pengembangan GMR.
“Salah satu opsi yang dipertimbangkan dalam sumber pendanaan adalah penawaran umum perdana (IPO) saham,” ujar Mukson dalam keterbukaan informasi, Jumat (17/4/2026).
Hingga saat ini, manajemen memastikan tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Kabar tersebut juga dinilai belum memberikan pengaruh signifikan terhadap harga saham perseroan.
Seluruh kegiatan eksplorasi tetap berjalan dengan memperhatikan ketentuan peraturan yang berlaku. Perseroan berkomitmen untuk mengikuti prosedur sesuai ketetapan regulasi dalam setiap langkah strategisnya.
