STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Oliver Khaw Kar Heng , Direktur PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual 15.000 lembar saham perusahaan batubara ini melalui Bursa Efek Indonesia pada 05 Februari 2026.
Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 6 Februari 2026, tujuan Oliver Khaw Kar Heng menjual saham BYAN adalah divestasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Oliver Khaw Kar Heng menjual saham BYAN di harga Rp14.949 per lembar sehingga mengantongi dana Rp224,23 juta. Pasca penjualan saham tersebut, kepemilikan Oliver Khaw Kar Heng terhadap saham perusahaan batubara ini turun menjadi 602.200 lembar, dari sebelumnya sebanyak 617.600 lembar.
Hingga pukul 09.50 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Jumat 6 Februari 2026, saham BYAN tercatat turun 1,01% menjadi Rp14.775 per unit, dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp14.925 per unit. Selama perdagangan sepekan, harga saham BYAN telah turun sebesar 5,23%.
BYAN membukukan laba bersih sebesar US$522,15 juta pada kuartal III 2025, turun 15,89% jika dibandingkan US$620,88 juta pada kuartal III 2024. Sementara pendapatan bersih perusahaan batubara tersebut juga mengalami penurunan sebesar 1,57% menjadi US$2,43 miliar pada kuartal III tahun 2025. (konrad)
