Newport Marine Services (BOAT) Raih Fasilitas Kredit USD 9 Juta dari BNI, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Penandatanganan perjanjian kredit nomor 022/JPM/PK-KI/2026 tersebut dilakukan pada 7 Mei 2026.

Ahmad Wisya Pratama, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BOAT, menyampaikan informasi ini dalam keterbukaan informasi. Fasilitas yang didapat berupa Kredit Investasi (KI) refinancing dengan nilai maksimal USD 9 juta. Jika dikonversi, jumlah tersebut setara sekitar Rp148,5 miliar.

Nilai transaksi ini mencapai sekitar 38% dari total ekuitas perseroan. Berdasarkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025, total ekuitas BOAT tercatat sebesar USD 23.483.137.

Karena nilainya melebihi 20% namun kurang dari 50% ekuitas, transaksi ini masuk kategori transaksi material. Meski demikian, perseroan tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Manajemen menjelaskan, tujuan utama perolehan dana ini untuk pengambilalihan (take over) fasilitas kredit investasi dari Eximbank kepada BNI. Langkah strategis ini diharapkan memberikan struktur pendanaan yang lebih terintegrasi.

Selain itu, perseroan mengincar fleksibilitas pengelolaan kewajiban keuangan yang lebih baik. Transaksi ini bukan merupakan penambahan fasilitas pinjaman baru, melainkan penggantian atau refinancing atas fasilitas kredit yang sudah ada sebelumnya.

“Transaksi ini memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan dan operasional Perseroan melalui tersedianya fasilitas refinancing yang mendukung kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Ahmad Wisya Pratama dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (8/5/2026).

Ahmad Wisya Pratama menegaskan, BNI merupakan pihak ketiga independen. Transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi maupun mengandung benturan kepentingan. Perseroan juga telah mengantongi persetujuan dari Dewan Komisaris sesuai anggaran dasar perusahaan.

Pelaksanaan transaksi ini dipastikan tidak mengakibatkan perubahan struktur permodalan. Perseroan juga tidak mengalami peningkatan liabilitas yang signifikan karena tambahan fasilitas hanya dalam jumlah terbatas.

Perseroan menilai kerja sama dengan BNI sangat penting. Institusi keuangan tersebut dianggap memiliki kapasitas dan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan usaha NMS ke depan.

Kini, BOAT memiliki ruang lebih luas dalam mengelola arus kas. Ketersediaan fasilitas refinancing ini menjadi kunci menjaga keberlangsungan operasional di sektor angkutan laut dan penyewaan alat transportasi air.

- Advertisement -

Artikel Terkait

TOWR Ungkap Perubahan Perjanjian Kredit Rp2 Triliun dengan CIMB Niaga

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)...

BRIS Tebar Dividen Rp1,51 Triliun, Cum Date 13 Mei 2026! Cek Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk...

DAAZ  Kucurkan Pinjaman Tambahan Rp2 Miliar ke Anak Usaha Buat Beli Batubara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Daaz Bara Lestarii Tbk (DAAZ) memberikan pinjaman...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru