STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih memiliki tenaga untuk melaju di zona hijau pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Pergerakan indeks hari ini berpotensi melanjutkan tren positif dari sesi sebelumnya.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks masih berpeluang mempertahankan momentum kenaikan.
“IHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikan hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada perdagangan Rabu (11/2/2026), IHSG ditutup menguat signifikan. Indeks melejit 159,228 poin atau naik 1,96% ke level 8.290,966. Posisi ini meningkat tajam dibandingkan penutupan Selasa (10/2/2026) di level 8.131,738.
Saat pembukaan perdagangan kemarin, IHSG mulai bergerak menguat di level 8.152,785. Meskipun indeks melonjak, aksi jual oleh investor asing tetap membayangi pasar. Investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) mencapai sekitar 367 miliar.
Sejumlah saham papan atas menjadi sasaran jual utama para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BBCA, BUMI, BMRI, CDIA, hingga WIFI.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 8.150-8.220. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 8.370-8.400.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati oleh para investor. “Trading Idea hari ini: BUMI, MAPA, BREN, BBCA, MDKA, dan ANTM,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkap dari BNI Sekuritas:
1. BUMI – Spec Buy
-
Area beli: 260 – 270
-
Cut loss: di bawah 258
-
Target dekat: 278 – 284
2. MAPA – Spec Buy
-
Area beli: 670 – 675
-
Cut loss: di bawah 660
-
Target dekat: 690 – 705
3. BREN – Spec Buy
-
Area beli: 8.000 – 8.175
-
Cut loss: di bawah 8.000
-
Target dekat: 8.500 – 8.600
4. BBCA – Spec Buy
-
Area beli: 7.400 – 7.450
-
Cut loss: di bawah 7.350
-
Target dekat: 7.575 – 7.675
5. MDKA – Buy on Weakness
-
Area beli: 3.100 – 3.130
-
Cut loss: di bawah 3.060
-
Target dekat: 3.200 – 3.230
6. ANTM – Buy if Break 4000
-
Target dekat: 4.050 – 4.100
-
Cut loss: di bawah 3.960
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
