back to top

Wapres Gibran Tinjau Proyek Pelabuhan Ekspor Semen SIG Rp1,4 Triliun di Tuban

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming menyambangi Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kunjungan berlangsung pada Jumat (6/3/2026). Agendanya adalah meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi. Proyek ini milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMBC) bertindak sebagai pengelola proyek. Anak usaha SIG ini membangun fasilitas ekspor semen berkapasitas raksasa. Pembangunan mengadopsi teknologi modern terkini. Operasional ekspor diyakini menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

Progres pembangunan proyek pelabuhan sudah sangat pesat. Pembangunannya telah mencapai angka 99%. Wapres Gibran mengapresiasi pencapaian tersebut. Standar dan kepatuhan pengelolaan lingkungan diharapkan terus meningkat.

“Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan,” kata Gibran Rakabuming, dalam keterangan tertulis di kutip Sabtu (7/3/2026).

Proyek pelabuhan ini menelan investasi sebesar Rp1,4 triliun. Pengembangan fasilitas merupakan buah kerja sama strategis sejak 2021. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menggandeng Taiheiyo Cement Corporation. Proyek ini juga melibatkan sinergi erat dengan Hutama Karya.

Fasilitas dermaga siap menampung pengiriman semen curah skala besar. Proyeksinya mencapai 500 ribu hingga 1 juta ton semen. Pengiriman ditujukan langsung ke berbagai pasar internasional.

Kapasitas Terminal Khusus mengalami peningkatan drastis. Awalnya kapasitas terpasang hanya 15.000 Deadweight Ton (DWT). Kini kemampuannya melesat naik menjadi 50.000 DWT. Penambahan ini terwujud berkat pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru. Keduanya terhubung langsung dengan dermaga eksisting.

Perusahaan turut membangun sejumlah fasilitas penunjang produksi. Proyek mencakup blending silo system berkapasitas 8.000 ton. Ada juga clinker silo system berkapasitas 15.000 ton. Dua cement silo system ikut dibangun dengan kapasitas masing-masing 18.000 ton.

Fasilitas transportasi khusus juga terpasang di lokasi. Tersedia tube conveyor sepanjang 4,1 km dan tripper conveyor. Terdapat pula ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam. Alat ini berfungsi mengirim semen curah langsung dari pabrik menuju kapal.

Target operasional secara optimal dicanangkan pada pertengahan tahun 2026. Proyek ini diproyeksikan bisa mengirim 450 ribu ton semen pada tahun ini. Angka tersebut perlahan akan ditingkatkan memenuhi kapasitas maksimal.

”Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor,” ujar Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra.

Sejumlah pejabat penting ikut mendampingi kunjungan Wapres di Tuban. Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir di lokasi. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky turut serta. Jajaran manajemen Perusahaan juga tampak turun langsung mendampingi rombongan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Satu-Satunya di Jakarta Raya, KEK ETKI BSD City Kerek Pertumbuhan Sektor Properti

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – Pemerintah resmi mendeklarasikan Kawasan Ekonomi Khusus...

Danantara Gandeng Dua Perusahaan Asing Kelola PSEL Bekasi dan Denpasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Danantara Indonesia resmi mengumumkan mitra terpilih...

Kuartal II 2026, Pertamina Geothermal (PGE) Mulai Pengeboran PLTP Lumut Balai Unit 3

STOCKWATCH.ID (PALEMBANG) – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO),...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru