STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) berencana melakukan diversifikasi bisnis dengan menambah kegiatan usaha bidang Perdagangan Eceran Kosmetik untuk Manusia dan Aktivitas Rumah Pijat. Dana yang disiapkan Perseroan untuk investasi tersebutsebesar Rp100 juta.
Direksi BLTZ dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Senin 15 Juni 2026 mengatakan, langkah ini dilakukan lewat penambahan kegiatan usaha yang belum terdapat di anggaran dasar Perseroan dan akan dijalankan dengan KBLI baru dengan kode 47724 – Perdagangan Eceran Kosmetik Untuk Manusia dan kode 86995 – Aktivitas Rumah Pijat sesuai KBLI yang tercantum dalam PPBS No.7/2025.
Penambahan kegiatan usaha ini didasarkan pada pertimbangan dan inisiatif Perseroan untuk membangun strategi diferensiasi melalui kombinasi produk, layanan dan pengalaman konsumen. “Perseroan ingin menghadirkan konsep cultureplex yang menggabungkan hiburan, gaya hidup dan komunitas, diperkuat teknologi premium serta beragam konsep layanan,” kata Manajemen BLTZ.
Menurut Manajemen BLTZ, ekspansi usaha ini dilakukan Perseroan dengan menambah lini penjualan kosmetik booth berfokus pada brand Korea, memanfaatkan K-beauty dan pengalaman belanja interaktif, serta inovasi berupa integrasi tiket bioskop dengan layanan pijat.
Manajemen berharap, penambahan kegiatan usaha tersebut, dapat mewujudkan visi Perseroan dan menjaga keberlanjutan usahanya, dan memberikan dukungan optimal kepada seluruh pelanggan, pemegang saham dan stakeholder lainnya.
Proses pengurusan perizinan baru dapat dilakukan setelah Perseroan memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Juni 2026. Perseroan akan melakukan pengurusan izin yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan merencanakan alokasi belanja modal (capital expenditure ) sebesar Rp100 juta yang akan digunakan untuk penambahan kegiatan usaha Perdagangan Eceran Kosmetik untuk Manusia (KBLI 47724) tersebut. Rinciannya adalah, sebesar Rp30 juta untuk Renovasi dan Rak Display, sekitar Rp50 juta untuk Stok Produk Awal, Peralatan Kasir, Komputer dan Printer sebesar Rp5 juta, PerijinanRp5 juta, dan kegiatan epromosi Awal sebesar Rp10 juta.
Saat ini, terdapat 3 opsi brand kosmetik yang direncanakan akan bekerja sama dan dipasarkan oleh Perseroan antara lain adalah Olive Young, Bioheal, wakemake, dan beberapa brand lainnya yang masih dalam tahap penjajakan, diskusi dan belum ditetapkan secara definitif. Brand kosmetik yang dimaksud merupakan brand kosmetik asal Korea Selatan yang terlebih dahulu telah dipasarkan di Korea Selatan maupun di Indonesia.
Pemilihan brand kosmetik asal Korea yang memiliki reputasi dan daya tarik diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pelanggan, memperluas sumber pendapatan dari kegiatan retail, serta memberikan kontribusi positif terhadap target pendapatan Perseroan. Namun demikian, realisasi pendapatan tetap akan begantung pada respon pasar dan pelaksanaan strategi bisnis Perseroan.
Perseroan menargetkan konsumen yang memiliki minat terhadap produk K-Beauty, khususnya remaja dan dewasa serta masyarakat kelas menengah yang mengikuti tren kecantikan dan gaya hidup modern.
Sementara lokasi yang akan dipilih untuk operasional booth kosmetik merupakan lokasi bioskop milik Perseroan dengan skala pengunjung yang besar / dengan tingkat kunjungan yang tinggi, antara lain CGV Central Park atau CGV Grand Indonesia, yang mana Perseroan akan memanfaatkan area di dalam bioskop untuk penempatan 1 (satu) booth penjualan kosmetik.
Selain itu, Perseroan berencana menjalankan kegiatan usaha layanan pijat melalui kerja sama dengan penyedia layanan pijat milik pihak ketiga, yang rencananya kegiatan usaha tersebut akan dijalankan oleh Perseroan di CGV yang berada di Mall Pacific Place. Dalam pelaksanaannya, Perseroan akan bertindak sebagai pihak yang menawarkan dan memasarkan layanan tersebut kepada pelanggan, baik melalui aplikasi milik Perseroan maupun secara langsung pada saat transaksi di area concession bioskop.

