Perang Iran Masih Panas, Bursa Saham Eropa Menghijau!

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (24/3/2026) waktu setempat. Pergerakan pasar sempat berfluktuasi namun akhirnya parkir di zona hijau. Ketidakpastian seputar penyelesaian perang Iran masih membayangi sentimen investor sepanjang hari.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik 0,43% ke posisi 579,28. Mayoritas sektor dan bursa regional utama berhasil menguat. Indeks FTSE 100 Inggris memimpin kenaikan dengan menguat 0,72% ke level 9.965,16.

Indeks FTSE MIB Italia naik 0,42% ke posisi 43.369,53. CAC 40 Perancis bertambah 0,23% ke level 7.743,92. IBEX 35 Spanyol tumbuh tipis 0,13% ke posisi 16.910,20. Sementara itu, DAX Jerman menjadi satu-satunya yang melemah tipis 0,07% ke level 22.636,91.

Sektor minyak dan gas, telekomunikasi, serta kimia menjadi motor penggerak kenaikan. Sebaliknya, saham sektor pertambangan, industri, serta ritel tertinggal dari indeks yang lebih luas. Penguatan ini terjadi di tengah keraguan pasar atas klaim perdamaian di Timur Tengah.

Sentimen pasar sebelumnya sempat terangkat oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia menyebut Washington telah melakukan pembicaraan produktif untuk penyelesaian total konflik Iran. Trump juga menyatakan keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran dalam panggilan telepon dengan CNBC.

Namun, pihak Teheran membantah adanya pembicaraan dengan AS. Hal ini memicu lonjakan kembali pada harga minyak dunia. Harga minyak mentah Brent naik 4% menjadi USD 103,97 per barel setelah sempat anjlok pada hari sebelumnya.

Dari sisi korporasi, saham pembangun rumah asal Inggris, Bellway, anjlok 17,5%. Perusahaan memperingatkan adanya volatilitas di pasar hipotek. Tekanan biaya inflasi menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

Oli Creasey, Head of Property Research di Quilter Cheviot, menyoroti penurunan profitabilitas perusahaan tersebut. “Investor akan kurang senang melihat pengikisan margin laba, dengan margin operasional perusahaan berkurang sebesar 50 basis poin,” ujar Creasey.

Kabar positif datang dari raksasa kecantikan Estée Lauder. Perusahaan sedang menjajaki pembicaraan merger dengan Puig asal Spanyol. Puig merupakan pemilik merek ternama seperti Jean Paul Gaultier, Charlotte Tilbury, dan Rabanne.

Berita rencana merger tersebut melambungkan saham Puig sebesar 13,4%. Di pasar komoditas, harga emas spot naik tipis 0,14% ke level USD 4.411,95 per ons. Kenaikan tipis ini terjadi di tengah fokus investor pada aset aman.

Investor juga memperhatikan data ekonomi terbaru dari kawasan Eropa. Data tersebut mencakup PMI manufaktur Jerman dan Inggris. Selain itu, terdapat data pendaftaran mobil baru di Uni Eropa yang menjadi perhatian pelaku pasar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Trump Sebut Ada Negosiasi Damai, Kenapa Wall Street Malah Lesu?

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Keuntungan Investor Asia Terkikis di Menit Akhir, Ternyata Ini Biang Keroknya

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas...

Konflik Iran-Israel Memanas dan Harga Minyak Melejit, Wall Street Kompak Tumbang

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru