Saiko Akuisisi NAYZ, Siap Ekspansi ke Bisnis Telekomunikasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) mengungkapkan rencana strategis di balik pengambilalihan saham oleh Saiko Consultancy Pte. Ltd. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi ekspansi dan penguatan bisnis calon pengendali baru tersebut.

Saiko berencana melakukan sinergi usaha melalui integrasi operasional. Perusahaan asal Singapura itu akan menambah kegiatan usaha baru di bidang telekomunikasi dan teknologi. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing perseroan dalam jangka panjang.

Penambahan lini bisnis baru diharapkan mampu memperluas sumber pendapatan NAYZ. Meski akan berekspansi ke sektor teknologi, perseroan tetap menjalankan bisnis utama manufaktur makanan bayi secara normal. Proses perubahan kendali akan dilakukan setelah seluruh perizinan dan persyaratan terpenuhi.

“Pengambilalihan saham perseroan oleh Saiko dilakukan sebagai bagian dari strategi ekspansi dan penguatan bisnis Saiko,” ujar Arief Banang Trinovan, Direktur Utama NAYZ, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Senin (4/5/2026).

Di sisi kinerja, NAYZ mencatat hasil kurang menggembirakan sepanjang 2025. Perseroan membukukan rugi neto sebesar Rp4,29 miliar. Angka ini merosot sekitar 3.092,74% dibandingkan tahun 2024 yang masih mencatat laba Rp134,39 juta.

Kenaikan harga bahan baku menjadi penyebab utama tertekannya kinerja keuangan. Manajemen menyebut penjualan produk NAYZ sangat sensitif terhadap harga. Kondisi ini menuntut penyesuaian harga jual agar profitabilitas dapat terjaga.

Penurunan kinerja tersebut menjadi salah satu alasan PT Asia Intrainvesta melepas kepemilikannya kepada Saiko. AI menilai kehadiran Saiko berpotensi memberikan nilai tambah melalui penguatan permodalan.

“Transaksi ini merupakan bagian dari langkah korporasi yang diharapkan dapat memperkuat kondisi perseroan,” kata Arief.

Sebagai informasi, tidak terdapat hubungan afiliasi antara Saiko dengan NAYZ maupun dengan PT Asia Intrainvesta. Saiko dimiliki oleh Nusstanakit Sasiarnon dan Sawin Laosethakul masing-masing sebesar 35%, serta Mark Leong Kei Wei sebesar 30%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Asing Susut, Investor Lokal Kuasai 96% Saham Solusi Sinergi Digital (WIFI) per Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)...

Garuda Metalindo Tebar Dividen Tunai Rp50 per Saham, Catat Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Garuda Metalindo  Tbk (BOLT) berencana membagikan dividen...

IHSG Sesi I Naik 0,17% ke 6.968,523 Diungkit Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru