Matahari Department Strore (LPPF) Bukukan Laba Rp725,38 Miliar pada 2025, Turun 12,4%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Matahari Department Strore Tbk (LPPF) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp725,38 miliar (Rp324 per saham) pada 2025. Angka ini turun 12,4% dibandingkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp827,65 miliar (Rp366 per saham) pada 2024.

Menurut laporan keuangan LPPF per 31 Desember 2025, dikutip Rabu (25/3/2026), pendapatan bersih Perseroan turun sekitar 9,7% dari Rp6,40 triliun di tahun 2024 menjadi Rp5,78 triliun pada tahun 2025.

Adapun pendapatan bersih LPPF sepanjang tahun 2025 berasal dari penjualan eceran sebesar Rp3,33 triliun, penjualan konsinyasi bersih sekitar Rp2,44 triliun dan pendapatan jasa sebesar Rp6,72 miliar.

Seiring pendapatan bersih tersebut di atas, beban pokok pendapatan LPPF juga turun 7,5% menjadi Rp1,97 triliun dari Rp2,13 triliun. Meski begitu, laba kotor LPPF tetap turun sekitar 10,77% dari Rp4,27 triliun pada 2024 menjadi Rp3,81 triliun pada 2025.

Setelah dikurangi beban usaha, LPPF mencatat laba operasi sebesar Rp1,13 triliun pada 2025, turun sebesar 11% dari Rp1,27 triliun pada 2024. Perseroan mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp892,46 miliar pada 2025, turun 11,94% dari Rp1,013 triliun pada 2024.

Sementara itu, total aset LPPF turun 0,04% dari Rp5,140 triliun per 31 Desember 2024 menjadi Rp5,138 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas LPPF naik 1,06% dari Rp4,814 triliun menjadi Rp4,865 triliun. Adapun total ekuitas LPPF mencapai Rp272,905 miliar per 31 Desember 2025, turun 16,23% dari Rp325,786 miliar per 31 Desember 2024.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Tembus Rp27,17 Triliun, Metrodata Electronics Cetak Laba Rp813,99 Miliar di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Metrodata electronics Tbk (MTDL) mencatat kinerja...

Kinerja Solid, Laba Chandra Daya Investasi (CDIA] Melonjak 281,7% Jadi US$127,8 Juta di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)  telah...

Dipicu Beban Usaha, Laba Emiten Rumah Sakit Ini Turun 13,26% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) mencatat laba...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru