Dana Pensiun BPD Jateng Jual 2,736 Juta Saham YOII, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, salah satu pemegang saham PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) mengurangi porsi kepemilikan dengan melakukan penjualan  sebanyak 2.736.600 lembar  sahamnya di emiten tersebut melalui BEI pada tanggal 15 April 2026.

Mengutip laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan manajemen Perseroan ke BEI, Kamis 16 April 2026,  Dana Pensiun BPD Jateng menjual saham YOII pada harga Rp102 per lembar. Dengan demikian  Perusahaan investasi tersebut berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp279,13 juta.

Tujuan Dana Pensiun BPD Jateng menjual  saham YOII adalah merealisasikan keuntungan investasi.  Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Dana Pensiun BPD Jateng atas YOII turun menjadi  238.199.100 unit (6,9527%) dari sebelumnya 240.935.700 ( 7,0326%) saham.

YOII membukukan laba bersih sebesar Rp20,14 miliar pada 2025, naik 18,96% dibanding periode sama tahun 2024. Pertumbuhan laba ini masih didorong oleh kinerja produk asuransi kecelakaan diri dan produk perjalanan. Perseroan mencatat pendapatan jasa asuransi sebesar Rp730,70 miliar pada 2025, melonjak 122,91% dari periode sama tahun 2024.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 15 April 2026, saham YOII tercatat Rp101 per unit, naik 1%  dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan perdagangan, saham YOII  telah naik sebesar 5,2%, dari Rp96 per saham menjadi Rp101 per saham pada 15 April 2026.

Sekedar informasi, PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII), sebelumnya bernama PT Sarana Lindung Upaya (SLU), didirikan tahun 1988 di Semarang. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan asuransi umum yang berfokus pada teknologi.

Perusahaan ini mengintegrasikan asuransi dengan teknologi untuk produk yang disesuaikan, sehingga meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan layanan asuransi. Beberapa produk Perseroan adalah asuransi kecelakaan pribadi, asuransi kredit, asuransi kendaraan bermotor, dan asuransi perjalanan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bangun Kosambi (CBDK) Targetkan Marketing Sales Turmbuh 31% Jadi Rp563 Miliar di 2026, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)...

Turun 0,36%, IHSG Sesi I ke 7.596,098 Dipicu Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

PIK2 (PANI) Bidik Marketing Sales Rp4,3 Triliun di 2026, Ini Segmen Unggulan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru