STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) saham Amerika Serikat (AS) bergerak mendatar pada Kamis malam (16/4/2026) waktu setempat. Kondisi ini terjadi usai Presiden Donald Trump mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.
Data pasar menunjukkan kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 diperdagangkan di sekitar garis datar. Sementara itu, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 71 poin atau lebih dari 0,1%.
Sentimen positif ini muncul setelah Trump bertemu para pemimpin Israel dan Lebanon di Washington. Gencatan senjata sementara tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada pukul 17.00 waktu setempat.
Trump mengungkapkan putaran negosiasi tatap muka berikutnya kemungkinan besar terjadi akhir pekan depan. Ia menyebut perang Iran sudah sangat dekat untuk berakhir. Menurutnya, pihak Teheran sangat ingin mencapai kesepakatan.
Harapan akan perdamaian telah mendorong bursa saham AS melaju kencang dalam beberapa hari terakhir. Pada sesi reguler Kamis, S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat 0,26% dan 0,36%. Keduanya bahkan mencetak rekor tertinggi baru baik secara harian maupun penutupan.
Indeks Dow Jones juga naik 115 poin atau 0,24%. Sepanjang minggu ini, Dow Jones telah menguat 1,4%. S&P 500 dan Nasdaq melonjak lebih tinggi masing-masing sebesar 3,3% dan 5,2%.
Meski pasar terlihat bergairah, Liz Ann Sonders, Kepala Strategi Investasi Charles Schwab, memberikan peringatan. Ia menilai pemulihan pasar yang sempit ini belum tentu menunjukkan kenaikan jangka panjang.
“Jangan mencoba membuat taruhan besar di sini, dan gunakan volatilitas untuk keuntungan Anda dengan mungkin mempercepat jadwal penyeimbangan kembali portofolio,” ujar Liz Ann dalam sesi wawancara dengan CNBC pada Kamis sore.
Ia menambahkan masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Liz menyarankan investor kembali ke disiplin diversifikasi di seluruh kelas aset.
Kabar mengejutkan datang dari raksasa streaming Netflix setelah penutupan pasar. Saham Netflix anjlok lebih dari 9% dalam perdagangan perpanjangan.
Investor mengabaikan pencapaian laba kuartal pertama yang melampaui ekspektasi. Fokus pasar justru tertuju pada perkiraan pendapatan kuartal kedua yang mengecewakan. Perusahaan juga mengumumkan pendiri sekaligus pimpinan dewan direksi, Reed Hastings, akan mengundurkan diri pada Juni mendatang.
Musim laporan keuangan masih akan berlanjut pada Jumat pagi sebelum pembukaan pasar. Sejumlah perusahaan jasa keuangan besar seperti State Street, Truist Financial, Regions Financial, Fifth Third, dan Ally Financial dijadwalkan merilis hasil kinerja mereka.
