STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Gema Lintas Benua, salah satu pemegang saham PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menjual sebanyak 29.550.000 unit (1,04%) sahamnya dalam perusahaan tersebut melalui BEI pada 16 dan 17 April 2026.
Mengutip laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen perseroan ke BEI, Kamis 23 April 2026, Gema Lintas Benua menjual saham KETR di kisaran harga Rp436-Rp516 per saham dengan nilai transaksi Rp15,24 miliar.
Tujuan Gema Lintas Benua menjual saham KETR adalah untuk kebutuhan kas Perseroan. Adapun status kepemilikan saham Perseroan adalah langsung.
Setelah penjualan tersebut, porsi kepemilikan Gema Lintas Benua terhadap saham KETR turun menjadi sebanyak 349.385.787 unit atau setara dengan 12,30% saham. Adapun sebelum dilakukan transaksi, Gema Lintas Benua tercatat menggenggam sebesar 378.935.787 unit atau setara dengan 13,34% saham.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia Kamis 23 April 2026, saham KETR tercatat turun 5,05% menjadi Rp585 per unit, dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp620 per unit. Selama sepekan perdagangan di BEI, harga saham KETR telah turun 39%, dari posisi Rp446 per unit menjadi Rp620 per unit.
KETR merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 1994 sebagai kontraktor untuk infrastruktur jaringan kabel darat. Perusahaan ini mulai melebarkan sayap sebagai kontraktor kabel bawah laut pada tahun 2011 lewat proyek sistem kabel Batam-Dumai.
Sampai dengan tahun 2022, perusahaan telah memasang sistem kabel serat optik bawah laut dan darat sepanjang 6.000 km. Layanan yang disediakan perusahaan meliputi desain dan rekayasa, survei dan perizinan, pengadaan material, pemasangan kabel, pengujian dan uji coba, dan investasi proyek. (konrad)
