CDIA Suntik Modal Rp251,6 Miliar ke Anak Usaha Petrosea (PTRO), Ini Dampaknya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berencana menyuntikkan modal sebesar USD15,5 juta atau sekitar Rp251,6 miliar ke Petrosea Services Solutions Pte. Ltd. (PSS). Perusahaan ini berbasis di Singapura dan merupakan entitas anak PT Petrosea Tbk (PTRO).

Investasi tersebut setara dengan SGD19,93 juta. Transaksi dilakukan melalui pengambilan bagian atas saham baru yang diterbitkan oleh PSS.

Manajemen PTRO menyampaikan, PSS dan CDIA telah menandatangani Perjanjian Pengambilan Bagian Saham Bersyarat pada 23 April 2026. Dalam aksi ini, CDIA akan mengambil 9.944.119 saham baru PSS.

Setelah transaksi rampung, struktur kepemilikan PSS berubah. PT Petrosea Engineering Procurement Construction (PEPC) memegang 51% saham atau 10.350.001 saham. Sementara CDIA menguasai 49% saham PSS.

Penyertaan modal ini bertujuan memperkuat struktur permodalan PSS. Dana digunakan untuk mendukung kegiatan usaha, transaksi investasi, serta kebutuhan modal kerja.

Langkah ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas operasional PSS. Rencana ekspansi tersebut sejalan dengan strategi bisnis grup secara keseluruhan.

Transaksi ini tergolong sebagai transaksi afiliasi. Hal ini terkait kesamaan Dewan Komisaris di PTRO, PEPC, dan CDIA. Ketiga entitas berada di bawah kendali pihak yang sama, yakni Prajogo Pangestu sebagai pemilik manfaat akhir.

Berdasarkan laporan penilaian KJPP Suwendho Rinaldy & Rekan, nilai pasar 100% saham PSS per 31 Desember 2025 mencapai SGD20.265 ribu. Penilai independen menilai harga transaksi tersebut wajar.

Sebagai informasi, CDIA merupakan perusahaan holding dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp12,48 triliun. Mayoritas saham CDIA dimiliki PT Chandra Asri Pacific Tbk sebesar 60%.

Manajemen memastikan seluruh prosedur telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengendalian atas PSS tetap berada pada PEPC sebagai bagian dari grup Perseroan.

“Transaksi tidak mengandung Benturan Kepentingan dan bukan merupakan transaksi material,” ujar Direksi dan Dewan Komisaris PTRO dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (27/4/2026).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kuartal I 2026, Laba Indo Kordsa (BRAM) Melonjak 126,35% Jadi US$5,71 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) mencatat laba...

Laba Petrosea (PTRO) Tumbuh 50,54% di Kuartal I 2026, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Laba PT Petrosea Tbk (PTRO)  yang dapat diatribusikan...

Penjualan CPO Naik, Pendapatan dan Laba DSNG Kompak Tumbuh di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru