STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) mencatat lonjakan jumlah pemegang saham pada akhir April 2026. Sebanyak 7.016 investor baru bergabung mengoleksi saham emiten nikel tersebut dalam satu bulan.
Corporate Secretary NCKL, Rafika Fazrin, melaporkan jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) meningkat menjadi 36.729 akun per akhir April 2026. Jumlah ini naik 23,61% dibanding posisi akhir Maret 2026 yang tercatat sebanyak 29.713 SID.
Berdasarkan Laporan Registrasi Pemegang Efek, PT Harita Jayaraya tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 50,34 miliar saham atau setara 79,79% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Selain itu, Citibank Hong Kong S/A tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%, yakni sebanyak 3,96 miliar saham atau 6,28%. Porsi tersebut sedikit menurun dibanding akhir Maret 2026 yang sebesar 6,42%.
Sementara itu, porsi saham publik atau free float meningkat tipis menjadi 8,12 miliar saham atau 12,88% dari total saham tercatat. Pada bulan sebelumnya, jumlah saham publik tercatat sebanyak 8,04 miliar lembar atau setara 12,75%.
Dengan demikian, porsi free float NCKL masih berada di bawah ketentuan Bursa Efek Indonesia yang mewajibkan emiten papan utama memiliki sedikitnya 15% saham yang dimiliki oleh publik.
Perseroan juga memiliki saham treasuri sebanyak 110,73 juta lembar atau setara 0,18% dari total modal disetor. Adapun seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris tercatat tidak memiliki saham secara langsung di perseroan.
Dalam laporan tersebut, Lim Gunawan Hariyanto tetap tercatat sebagai ultimate beneficial owner (UBO) NCKL melalui kepemilikannya di PT Harita Jayaraya dan PT Citra Duta Jaya Makmur.
“Perseroan menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada akhir bulan April 2026,” tulis Rafika Fazrin, dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (9/5/2026).
Ia menegaskan seluruh informasi yang disampaikan telah lengkap dan benar. “Direksi atas nama PT Trimegah Bangun Persada Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” ujarnya.
Total saham NCKL yang tercatat di bursa mencapai 63,09 miliar lembar. Untuk administrasi efek, perseroan menunjuk PT Adimitra Jasa Korpora sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).
