STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) bersiap melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Aksi korporasi ini telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 16 April 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi, CYBR menetapkan rasio stock split sebesar 1:2. Nilai nominal saham lama sebesar Rp25 per saham akan dipecah menjadi Rp12,5 per saham.
Langkah ini akan meningkatkan jumlah saham beredar perseroan secara signifikan. Sebelum stock split, jumlah saham CYBR tercatat sebanyak 6.715.248.747 lembar. Setelah aksi korporasi tersebut efektif, total saham beredar akan meningkat menjadi 13.430.497.494 lembar atau sekitar 13,43 miliar saham.
Investor perlu mencermati jadwal penting pelaksanaan aksi korporasi ini. Manajemen menetapkan tanggal terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama (cum date) di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Mei 2026.
Selanjutnya, perdagangan saham dengan nilai nominal baru (ex date) di pasar reguler dan negosiasi akan dimulai pada 13 Mei 2026. Adapun perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai dijadwalkan berlangsung mulai 19 Mei 2026.
Aksi stock split umumnya dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Dengan harga saham yang lebih terjangkau setelah pemecahan, saham CYBR diharapkan semakin menarik bagi investor ritel.
Berikut jadwal pelaksanaan stock split CYBR:
- Tanggal RUPS: 16 April 2026
- Cum Date Pasar Reguler dan Negosiasi: 12 Mei 2026
- Ex Date Pasar Reguler dan Negosiasi: 13 Mei 2026
Trade Date Pasar Tunai: 19 Mei 2026
