STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT United Tractors Tbk (UNTR) melaporkan komposisi registrasi pemegang saham untuk periode yang berakhir pada 30 April 2026. Perusahaan alat berat Grup Astra ini mencatatkan porsi kepemilikan masyarakat yang cukup besar dan stabil.
Berdasarkan laporan bulanan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Astra International Tbk masih menjadi pemegang saham pengendali utama. Astra menggenggam 2.219.317.358 lembar saham atau setara 59,5% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Porsi saham publik (free float) UNTR tercatat sebanyak 1.301.598.710 lembar saham. Angka ini setara 34,89% dari total saham perusahaan. Realisasi tersebut jauh melampaui ketentuan minimum BEI.
Sesuai aturan bursa, emiten di Papan Utama wajib memiliki saham free float minimal 50 juta saham dan sedikitnya 7,5% dari jumlah saham tercatat. UNTR telah memenuhi kriteria tersebut dengan sangat baik.
Selain itu, jumlah pemegang saham berdasarkan pemilik SID (Single Investor Identification) tercatat sebanyak 26.380 nasabah. Jumlah tersebut juga telah melampaui batas minimal 300 nasabah yang disyaratkan regulasi bursa. Meski demikian, jumlah pemegang saham menyusut 1.776 nasabah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 28.156 nasabah.
Terkait Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau pemilik manfaat akhir, UNTR menyatakan tidak ada pengendali individu yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengendalian perusahaan tetap berada di bawah PT Astra International Tbk.
Beberapa anggota dewan komisaris dan direksi juga tercatat memiliki saham perseroan. Presiden Komisaris UNTR, Frans Kesuma, memegang 700.000 lembar saham atau setara 0,02%.
Sementara itu, Direktur Iwan Hadiantoro memiliki 208.100 lembar saham atau 0,01%. Direktur Widjaja Kartika tercatat menggenggam 2.000 lembar saham, sedangkan Direktur Vilihati Surya memiliki 13.000 lembar saham.
Perseroan juga melaporkan kepemilikan saham tresuri sebanyak 203.252.100 lembar saham atau setara 5,45%.
Laporan tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Ari Setiyawan selaku Corporate Secretary PT United Tractors Tbk. Dalam pernyataan resminya, manajemen menjamin akurasi data yang disampaikan kepada publik.
“Direksi atas nama United Tractors Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis manajemen dalam dokumen keterbukaan informasi dikutip Selasa (12/5/2026).
Hingga akhir April 2026, total saham UNTR yang tercatat di Bursa mencapai 3.730.135.136 lembar saham. Perseroan menggunakan jasa PT Raya Saham Registra sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).
