STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Kinerja keuangan PT Hillcon Tbk (HILL) cenderung memburuk pada tahun 2025. Perseroan menderita kerugian yang signifikan mencapai Rp1,03 triliun pada tahun 2025. Pada periode sama tahun 2024, HILL masih membukukan laba bersih sebesar Rp5,494 miliar. Penyebab kerugian Perseroan adalah anjloknya pendapatan serta membengkaknya beban usaha.
Kerugian HILL tersebut, menurut laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang diumumkan Sabtu, 16 Mei 2026, disebabkan antara lain oleh pendapatan bersih yang turun 12,42% jadi Rp3,45 triliun pada 2025, dari Rp3,94 triliun tahun 2024.
Penurunan pendapatan terbesar HILL tahun 2025 dari jasa pertambangan yakni sebesar 11,91% jadi Rp3,30 triliun, dari Rp3,75 triliun tahun 2024. Adapun jasa konstruksi anjlok 36,34%, dari Rp187,36 miliar jadi Rp119,27 miliar pada 2025.
Selain itu, kerugian HILL juga diakibatkan oleh peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 13,85% jadi Rp3,87 triliun pada 2025, dari Rp3,40 triliun tahun 2024. Ini menyebabkan Perseroan menderita rugi kotor Rp417,77 miliar pada 2025. Di tahun sebelumnya 2024, Perseroan laba kotor Rp543,79 miliar.
Di sisi lain, beban usaha HILL juga membengkak 285,61%, dari Rp259,38 miliar miliar pada 2024, menjadi Rp1 triliun pada tahun 2025. Akibatnya, Perseroan mengalami rugi usaha Rp1,42 triliun pada 2025, dari laba Rp284,42 miliar di 2024.
Total aset HILL mencapai Rp5,30 triliun pada 2025, turun 15,58% dari Rp6,28 triliun pada 2024. Jumlah liabilitas Perseroan naik% jadi Rp4,88 triliun pada 2025, dari Rp4,56 triliun tahun 2024. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp3,24 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp1,64 triliun. Total ekuitas HILL mencapai Rp419,39 miliar pada 2025, merosot 75,54% dibanding Rp1,71 triliun pada 2024.
PT Hillcon Tbk (HILL) didirikan pada tahun 1995 sebagai PT Hillconjaya Sakti di Batulicin, Kalimantan Selatan. Awalnya perusahaan bergerak di bidang kontraktor sipil dan pertambangan, khususnya nikel. Namun, perusahaan ini kemudian berekspansi ke real estate dan alat berat melalui anak-anak perusahaannya.
Perusahaan ini telah menyelesaikan ratusan proyek di bidang pertambangan, pekerjaan tanah, konstruksi jalan, dan konstruksi aliran sungai. (konrad)
