STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Yulisar Khiat, Direktur PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) menambah porsi kepemilikan dengan memborong sebanyak 2.600.000 lembar saham perusahaan pengelola rumah sakit swasta tersebut. Transaksi saham HEAL dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 02 Juni 2026.
Yulisar Khiat membeli saham IHEAL pada harga Rp913 per lembar senilai Rp2,37 miliar. Pada transaksi 02 Juni 2026, saham IHEAL ditutup di Rp910. Itu berarti, Yulisar Khiat membeli saham ini di atas harga pasar atau lebih mahal Rp3.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan, ke Bursa Efek Indonesia, Rabu 03 Juni 2026, tujuan Yulisar Khiat membeli saham HEAL adalah menambah investasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Sebelum transaksi, kepemilikan Yulisar Khiat atas saham HEAL sebanyak 988.329.166 unit atau setara 6,4319% saham. Adapun setelah transaksi tanggal 02 Juni 2026, jumlah saham HEAL yang dimiliki oleh Yulisar Khiat meningkat menjadi 990.929.160 unit atau 6,4489% dari saham disetor Perseroan.
Hingga pukul 10.58 WIB perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 03 Juni 2026, saham HEAL tercatat turun 7,14% menjadi Rp845 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya Rp910. Selama periode sepekan, saham HEAL turun 6,67%. Jika dibandingkan antara harga 29 April 2026 di level Rp1.170 per unit terhadap penutupan kemarin, 02 Juni 2026, maka saham HEAL telah merosot 22,22%.
Medialoka Hermina (HEAL) mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp101,26 miliar pada kuartal I 2026, turun 18,81% dibanding Rp124,73 miliar pada kuartal I 2025. Meski laba turun, pendapatan bersih emiten pengelola rumah sakit tersebut tumbuh 5,36% jadi Rp1,78 triliun pada kuartal I 2026, dari Rp1,69 triliun pada periode sama tahun 2025. (konrad)

