spot_img

Tender Offer MAPI Dimulai, Pacific Universal Tawarkan Harga Beli Rp1.550 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pacific Universal Investments Pte. Ltd. memulai proses Penawaran Tender Wajib (MTO) atas saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Pengendali baru ini siap membeli saham publik dengan harga Rp1.550 per lembar.

Aksi korporasi ini dilakukan melalui Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL). Periode penawaran berlangsung mulai 18 Juni 2026 sampai 17 Juli 2026.

Jumlah saham yang ditawarkan dalam MTO ini sebanyak 4.000.000.000 (4 miliar) unit. Angka ini setara 24,1% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh MAPI. Jika seluruh saham terserap, Pacific Universal akan mengeluarkan dana sekitar Rp12,78 triliun.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari perubahan pengendalian yang terjadi setelah penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (CSPA) pada 15 Mei 2026. Saat ini, Pacific Universal merupakan pemegang saham pengendali baru di emiten ritel tersebut.

Corporate Secretary MAPI, Eva Andrianie menjelaskan aksi korporasi ini tidak memengaruhi jalannya bisnis perusahaan. Operasional tetap berjalan normal seperti biasa.

“Informasi atau fakta material tersebut tidak berdampak secara negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” kata Eva dalam keterbukaan informasi, Kamis (17/6/2026).

Bagi pemegang saham yang ingin ikut serta, pembayaran akan dilakukan pada 28 Juli 2026. Seluruh proses transaksi dilakukan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

MAPI menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai perusahaan efek yang menangani proses ini. Sementara itu, PT Datindo Entrycom bertindak sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).

Pacific Universal juga menegaskan tidak memiliki rencana melikuidasi MAPI. Mereka tetap berkomitmen menjaga status MAPI sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan tidak akan mengubah kebijakan dividen secara drastis.

Tujuan dari tender offer ini murni untuk mematuhi peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pengambilalihan perusahaan terbuka. Pengendali baru berencana terus mengembangkan bisnis MAPI, terutama pada sektor ritel, e-commerce, dan penguatan rantai pasok

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jawa Tengah Berkat Dukungan Rumah BUMN BRI

sSTOCKWATCH.ID (SEMARANG) – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

Saham KETR Mau Diakuisisi IMBS, Ini Penjelasan Manajemen Soal Delisting

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) memberikan penjelasan...

Delta Wibawa Lepas 378,69 Juta Saham LUCY Senilai Rp524,49 Miliar, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Delta Wibawa Bersama melakukan penjualan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru