spot_img

Incar Dana Rp269,27 Miliar, Distributor Alat Kesehatan EMMI Patok Harga IPO Maksimal Rp515

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan distributor alat kesehatan ini akan melepas sebanyak-banyaknya 522,857 juta saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

EMMI memasang harga penawaran awal pada rentang Rp446 sampai Rp515 per saham. Melalui aksi korporasi ini, Perseroan membidik dana segar maksimal mencapai Rp269,27 miliar. Masa penawaran awal atau bookbuilding dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni hingga 24 Juni 2026.

Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, farmasi, dan kedokteran untuk manusia. Saat ini, EMMI didukung oleh jaringan distribusi luas. Fasilitasnya mencakup satu kantor pusat, dua pabrik, serta empat kantor perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dana yang diperoleh dari hasil IPO akan digunakan untuk beberapa keperluan strategis. Sebesar Rp50 miliar bakal dipakai untuk membayar sebagian pokok pinjaman Perseroan kepada PT Bank Ina Perdana Tbk. Selanjutnya, sekitar 11,8% akan dialokasikan untuk pengembangan usaha berupa pembangunan gedung pabrik di Cikupa, Tangerang.

Sisanya akan memperkuat arus kas operasional perusahaan. “Sebanyak-banyaknya sekitar 68,7% akan digunakan untuk keperluan modal kerja Perseroan antara lain pembelian barang terkait proyek serta pembelian bahan baku/ persediaan,” tulis Manajemen PT Esa Medika Mandiri Tbk dalam prospektus awalnya.

Manajemen menjelaskan jika dana IPO tidak mencukupi, EMMI akan menggunakan kas internal. Perseroan juga membuka peluang menggunakan pendanaan eksternal dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

Berdasarkan indikasi jadwal, pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada 30 Juni 2026. Masa penawaran umum perdana saham akan berlangsung pada 2 Juli sampai 6 Juli 2026. Proses penjatahan saham dijadwalkan pada 6 Juli 2026, diikuti distribusi saham secara elektronik pada 7 Juli 2026.

Saham EMMI direncanakan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2026. Dalam hajatan ini, Perseroan menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Ina Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Para penjamin emisi ini berkomitmen penuh (full commitment) terhadap penawaran saham tersebut.

Selain menawarkan saham kepada masyarakat, EMMI juga mengadakan program alokasi saham karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA). Perseroan mengalokasikan maksimal 10% dari jumlah saham yang ditawarkan atau sebanyak 52,285 juta saham untuk program tersebut. Saham ESA ini memiliki masa kunci atau lock-up selama 30 bulan sejak tercatat di bursa

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jelang RUPS, Komisaris Asia Pacific (POLY) Christopher Robert Botsford Mundur, Ada Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Asia Pacific Fibers  Tbk (POLY)...

Indonesia Pondasi Raya (IDPR) Tebar Dividen Rp5 per Saham, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) berencana...

Dua Petinggi Champ Resto Indonesia (ENAK) Mundur Bersamaan, Tunggu Keputusan RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru