spot_img

IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah, BNI Sekuritas Jagokan TPIA, ADRO, dan 4 Saham Pilihan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak mendatar atau sideways cenderung melemah pada perdagangan Senin (22/6/2026). Pergerakan indeks hari ini dibayangi aksi jual bersih oleh investor asing pada akhir pekan lalu.

Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Ia melihat indeks masih mencari arah setelah mencatat penguatan tipis sebelumnya.

“Melihat hal tersebut, Kami memprediksikan IHSG di hari ini sideways cenderung melemah,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.

Pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026), IHSG parkir di level 6.177,139. Angka ini naik 4,798 poin atau menguat tipis 0,08% dibanding penutupan Kamis (18/6/2026) di level Rp6.172,340.

Saat pembukaan perdagangan di hari yang sama, indeks dibuka melemah di level 6.161,456. Namun, IHSG berhasil berbalik arah hingga ditutup menguat pada sore harinya.

Penguatan tersebut dibarengi dengan aksi jual bersih yang dilakukan oleh investor asing. Total nilai jual bersih atau net sell asing mencapai Rp3,14 triliun pada pasar reguler.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.117 dan 6.080. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 6.209 dan 6.245.

Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati investor. “Trading idea hari ini: TPIA, ADRO, DEWA, ISAT, NCKL, dan AMRT,” imbuhnya.

Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:

1. TPIA – Spec Buy

  • Area beli: Rp2.000 – Rp2.060

  • Cut loss: di bawah Rp2.000

  • Target dekat: Rp2.090 – Rp2.130

2. ADRO – Spec Buy

  • Area beli: Rp2.180 – Rp2.200

  • Cut loss: di bawah Rp2.170

  • Target dekat: Rp2.280 – Rp2.320

3. DEWA – Spec Buy

  • Area beli: Rp360 – Rp366

  • Cut loss: di bawah Rp360

  • Target dekat: Rp374 – Rp380

4. ISAT – Spec Buy

  • Area beli: Rp1.700 – Rp1.720

  • Cut loss: di bawah Rp1.700

  • Target dekat: Rp1.750 – Rp1.780

5. NCKL – Spec Buy

  • Area beli: Rp840 – Rp860

  • Cut loss: di bawah Rp830

  • Target dekat: Rp890 – Rp920

6. AMRT – Spec Buy

  • Area beli: Rp1.330 – Rp1.350

  • Cut loss: di bawah Rp1.330

  • Target dekat: Rp1.380 – Rp1.410

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur CSIS Serok 339.100 Saham Perusahaan, Porsi Kepemilikan Meningkat Jadi 0,16%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk...

Jelang RUPS, Komisaris Asia Pacific (POLY) Christopher Robert Botsford Mundur, Ada Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Asia Pacific Fibers  Tbk (POLY)...

Indonesia Pondasi Raya (IDPR) Tebar Dividen Rp5 per Saham, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) berencana...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru