spot_img

BUKK Rombak KBLI dan Jaminkan Aset, Laba Bersih Difokuskan untuk Investasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Juni 2026.

RUPST dihadiri pemegang saham yang mewakili 2.558.833.800 saham atau 96,9089% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan pemegang saham.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp310,99 miliar. Perseroan menetapkan tidak ada dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham.

“Menyetujui Penggunaan Laba bersih Perseroan tahun buku 2025 sebesar Rp310.986.262.000 yang telah disahkan dalam agenda Pertama Rapat untuk digunakan sebagai berikut,” demikian keputusan RUPST dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (22/6/2026).

Dana sebesar Rp294,95 miliar dialokasikan untuk pengembangan usaha, investasi, dan modal kerja Perseroan. Sementara Rp16,04 miliar disisihkan sebagai cadangan laba.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pemegang saham juga mengesahkan Laporan Direksi, Laporan Dewan Komisaris, Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit, serta Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham menyetujui susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2031. Irsal Kamarudin tetap menjabat sebagai Direktur Utama. Sementara susunan Dewan Komisaris dipimpin Komisaris Utama Drs. Suhaeli Kalla.

Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi BUKK:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama:  Drs. Suhaeli Kalla.
  • Komisaris:  Solihin Jusuf Kalla.
  • Komisaris Independen:  Ir. Erwin Kurniadi.

Direksi:

  • Direktur Utama:  Irsal Kamarudin.
  • Direktur:  Abdullah Afifuddin Suhaeli.
  • Direktur:  Teguh Wicaksana Sari.
  • Direktur:  Didin Saepudin.
  • Direktur:  Ade Nurkholis.
  • Direktur:  Budi Hartono.

RUPST juga menunjuk Akuntan Publik dari Kantor Akuntan Publik Rama Wendra sebagai auditor independen untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.

Pada hari yang sama, Perseroan juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Salah satu keputusan yang disetujui pemegang saham adalah penambahan kegiatan usaha Perseroan dan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar terkait kegiatan usaha serta penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Pemegang saham juga menyetujui rencana Perseroan untuk menjaminkan sebagian besar aset dan/atau menerbitkan jaminan perusahaan (corporate guarantee) kepada bank dan/atau lembaga keuangan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DMND Tebar Dividen Rp71,01 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) akan...

Rajawali Kapital Emas Borong 16,61 Miliar Saham ARCI Senilai Rp18,27 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rajawali Kapital Emas kini memegang kendali penuh...

Kendati Rugi, Surya Semesta Internusa (SSIA) Bagi Dividen Rp5 per Saham, Cair 23 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Dividen tunai PT Surya Semesta Internusa Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru