spot_img

Emiten Grup Sinar Mas (DSSA) Raup Laba Bersih USD 82,26 Juta pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencetak kinerja positif pada awal tahun 2026. Perusahaan milik konglomerat Grup Sinar Mas ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 82,26 juta pada kuartal I 2026. Nilai ini naik 2,18% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD 80,50 juta.

Merujuk laporan keuangan Perseroan per Maret 2026, total pendapatan usaha DSSA mencapai USD 693,24 juta. Raihan ini terkoreksi 6,01% dari USD 737,55 juta pada kuartal I 2025. Penurunan omzet dipicu oleh lini bisnis utama perusahaan.

Sektor pertambangan dan perdagangan batubara menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan USD 601,20 juta. Namun, angka ini menyusut dari tahun sebelumnya yang mencapai USD 665,28 juta. Di sisi lain, bisnis penyediaan TV kabel, internet, dan teknologi tumbuh pesat menjadi USD 69,16 juta.

Beban pokok penjualan Perseroan terpantau turun tipis. Nilainya menjadi USD 446,27 juta dari sebelumnya USD 449,87 juta. Hal ini membuat laba kotor Perseroan tercatat sebesar USD 246,97 juta.

Manajemen berhasil melakukan efisiensi pada pos beban usaha. Biaya operasional turun menjadi USD 130,16 juta dari posisi USD 138,17 juta. Sebaliknya, beban bunga dan keuangan mengalami kenaikan menjadi USD 20,60 juta dari USD 15,57 juta pada 2025.

Pertumbuhan laba bersih DSSA juga didorong oleh pos penghasilan lain-lain. Laba bersih dari investasi menyumbang USD 15,42 juta, melonjak dari USD 8,56 juta. Selain itu, pendapatan bunga perusahaan meningkat menjadi USD 18,76 juta.

Hingga 31 Maret 2026, total aset Perseroan menguat 4,11%. Jumlahnya mencapai USD 4,60 miliar dibanding posisi Desember 2025 sebesar USD 4,41 miliar. Aset ini terdiri atas aset lancar USD 1,91 miliar dan aset tidak lancar USD 2,69 miliar.

Neraca perusahaan menunjukkan posisi keuangan yang kokoh. Total liabilitas DSSA tercatat sebesar USD 2,23 miliar. Sementara itu, total ekuitas meningkat menjadi USD 2,37 miliar dari USD 2,26 miliar pada akhir tahun lalu.

Sebagai informasi, DSSA merupakan bagian dari gurita bisnis Sinar Mas. Pemegang saham pengendali perusahaan adalah Franky Oesman Widjaja melalui PT Sinar Mas Tunggal. Saat ini, kegiatan usaha grup meliputi pertambangan, energi terbarukan, teknologi, kimia, hingga investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Bersih Emiten Tommy Soeharto (HUMI) Anjlok 76,46% di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI)...

Pemerintah Salurkan Kredit Program Rp167,97 Triliun, Skema Baru untuk Perempuan Segera Diluncurkan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah terus memperkuat peran Kredit Program...

Besok, Obligasi Rp1,482 Triliun Bank Maybank Indonesia (BNII) Dicatatkan di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Besok, Rabu tanggal  01 Juli 2026, Obligasi...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru