STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) parkir di zona merah pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (22/7/2026). Pelemahan ini dipicu oleh rontoknya mayoritas sektor saham di lantai bursa.
Data perdagangan menunjukkan IHSG melemah 24,46 poin atau turun 0,39% ke level 6315,55. Pada pembukaan pagi tadi, indeks sempat berada di level Rp6.366,01 dan mencapai titik tertinggi di Rp6.394,68.
Terdapat 366 saham yang mengalami penurunan harga pada paruh pertama perdagangan hari ini. Sebanyak 238 saham terpantau menguat dan 190 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.
Total volume transaksi mencapai 28,93 miliar saham. Nilai transaksi perdagangan menyentuh Rp11,23 triliun dengan frekuensi sebanyak 1,81 juta kali. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar atau market cap BEI tercatat berada di angka Rp11.072,80 triliun.
Sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi pemicu utama penurunan indeks dengan koreksi sedalam 1,25%. Sektor keuangan (IDXFINANCE) menyusul dengan pelemahan 0,70%, serta sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang turun 0,57%.
Hanya ada beberapa sektor yang bertahan di zona hijau. Sektor properti (IDXPROPERT) naik 1,34%, sektor teknologi (IDXTECHNO) menguat 1,16%, dan sektor konsumer non-siklikal (IDXNONCYC) naik 0,49%.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi yang paling aktif ditransaksikan dengan nilai Rp1,1 triliun. Berikutnya ada PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai transaksi Rp632,3 miliar dan PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai Rp459,5 miliar.

