spot_img

Bank Mandiri Pacu Transformasi Digital, Pengguna Livin’ Tembus 41 Juta dan Kopra 354 Ribu User

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat pertumbuhan bisnis yang tetap solid hingga semester I 2026. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga (DPK), peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan layanan digital melalui Kopra by Mandiri dan Livin’ by Mandiri.

Director of Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan total aset Bank Mandiri tumbuh 19,1% secara tahunan. Pertumbuhan itu didorong kenaikan kredit sebesar 19,9% yang diimbangi pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 17,1%.

“Ekspansi bisnis yang solid. Total aset tumbuh 19,1% secara tahunan, didorong oleh pertumbuhan kredit sebesar 19,9% yang diimbangi dengan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 17,1%. Pertumbuhan yang seimbang ini menjadi fondasi yang penting dalam menjaga struktur pendanaan yang sehat, sekaligus memperkuat fungsi intermediasi Bank Mandiri,” kata Novita dalam keteragan pers di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut Novita, salah satu pencapaian penting Bank Mandiri pada semester I 2026 adalah peningkatan efisiensi operasional. Cost to income ratio (CIR) turun menjadi 35,6%, membaik 7,8 percentage point dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Perbaikan ini bukan merupakan hasil efisiensi jangka pendek, melainkan buah dari transformasi digital yang telah kami bangun secara konsisten selama bertahun-tahun dan terus kami sempurnakan hingga saat ini,” ujarnya.

Efisiensi tersebut turut menopang profitabilitas perseroan. Hingga semester I 2026, Bank Mandiri membukukan return on equity (ROE) sebesar 24,3% dan return on assets (ROA) sebesar 3,10%.

“Fondasi pertumbuhan yang sehat dan efisiensi yang semakin baik tersebut pada akhirnya menghasilkan profitabilitas yang tetap berada pada level yang solid. Hingga semester pertama 2026, Bank Mandiri membukukan ROE sebesar 24,3% dan ROA sebesar 3,10%, yang mencerminkan kemampuan Bank Mandiri untuk terus menciptakan nilai secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Novita.

Di sisi digital, Novita mengatakan transformasi yang dilakukan Bank Mandiri bukan sekadar menyediakan kanal transaksi, tetapi menjadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, efisien, dan menjangkau lebih banyak masyarakat maupun pelaku usaha.

Pada segmen bisnis, Kopra by Mandiri telah digunakan lebih dari 354.000 pengguna. Sekitar 84% di antaranya berasal dari segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Hal ini menunjukkan transformasi digital tidak hanya dinikmati oleh perusahaan-perusahaan besar, tapi juga telah menjadi bagian dari aktivitas operasional pelaku usaha kecil dan menengah,” kata Novita.

Sementara itu, Livin’ by Mandiri telah memiliki lebih dari 41 juta pengguna. Selain jumlah pengguna yang terus bertambah, frekuensi transaksi juga meningkat sepanjang kuartal II 2026.

“Hal ini menunjukkan Livin’ telah berkembang menjadi bagian dari aktivitas finansial sehari-hari di masyarakat,” ujar Novita.

Ia menambahkan, rata-rata transaksi yang diproses melalui Livin’ setara dengan sekitar 11.500 transaksi per hari atau 1.700 transaksi per jam layanan di setiap kantor cabang apabila dilakukan melalui jaringan konvensional.

“Dapat dibayangkan betapa besar biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan transaksi tersebut apabila dilakukan secara konvensional,” katanya.

Untuk memperkuat ekosistem digital, Bank Mandiri juga meluncurkan sejumlah fitur baru pada semester I 2026. Fitur tersebut meliputi Livin’ KSM Emas yang menyediakan akses pembiayaan berbasis emas, Kredit Agunan Deposito yang memungkinkan nasabah memperoleh pembiayaan digital dengan deposito sebagai agunan, serta Livin’ Next Gen yang membantu orang tua mengenalkan budaya menabung dan literasi keuangan kepada anak melalui pengalaman digital yang lebih interaktif.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Trimitra Trans Persada (BLOG) Raup Laba Bersih Rp77,6 Miliar di Semester 1 2026

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) - PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)...

Laba Bank Mandiri Naik 24,4% Jadi Rp30,4 Triliun, Ini Faktor Pendorongnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru