spot_img

ENRG Tawarkan Obligasi Rp250 Miliar dengan Bunga 8,95%, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026. Nilai pokok obligasi yang ditawarkan mencapai Rp250 miliar.

Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I Energi Mega Persada dengan total target dana Rp4 triliun. Obligasi tahap IV ini menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 8,95% per tahun.

Jangka waktu obligasi ditetapkan selama 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Pelunasan pokok obligasi akan dilakukan secara penuh atau bullet payment pada saat jatuh tempo, yakni 8 Agustus 2027.

Dana hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja anak usaha melalui skema pinjaman. Alokasi dana tersebut dibagi untuk tiga anak perusahaan.

Sekitar 52,69% dana akan disalurkan kepada PT Kalila Bentu (KEIL). Selanjutnya, sekitar 21,78% untuk PT Energi Ekosistem Sumatera (EEES), dan sekitar 25,53% dialokasikan kepada PT Energi Timur Epicentrum (ETE).

Manajemen menjelaskan penyaluran dana dalam bentuk pinjaman ini untuk mendukung kegiatan usaha masing-masing anak perusahaan. Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu jatuh tempo selambat-lambatnya lima tahun.

“Dana hasil Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban Perseroan, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk disalurkan kepada Perusahaan Anak untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan usaha,” tulis manajemen dalam prospektus tambahan ringkas dikutip Kamis (23/7/2026).

Aksi korporasi ini melibatkan tiga perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. PT Mandiri Sekuritas memegang porsi penjaminan terbesar yakni 60,90% atau Rp152,25 miliar.

PT Sucor Sekuritas menyusul dengan porsi 29,72% atau Rp74,30 miliar. Sementara PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai penjamin dengan porsi 9,38% atau Rp23,45 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ditunjuk sebagai wali amanat.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat idA+ (Single A Plus) untuk obligasi ini. Peringkat tersebut berlaku untuk periode 11 September 2025 sampai dengan 1 September 2026.

Berdasarkan data keuangan, per 31 Maret 2026, ENRG mencatat total liabilitas sebesar USD 1.023.769.999. Pada periode yang sama, perseroan membukukan penjualan neto sebesar USD 136,93 juta dengan laba neto periode berjalan USD 18,31 juta.

Berikut adalah jadwal lengkap emisi obligasi ENRG:

  • Masa Penawaran Umum: 23 Juli 2026
  • Tanggal Penjatahan: 24 Juli 2026
  • Pengembalian Uang Pemesanan: 28 Juli 2026
  • Distribusi Obligasi Secara Elektronik: 28 Juli 2026
  • Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 29 Juli 2026

Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap triwulan. Bunga pertama akan dibayarkan pada 28 Oktober 2026, sedangkan bunga terakhir sekaligus jatuh tempo pada 8 Agustus 2027.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Trimitra Trans Persada (BLOG) Raup Laba Bersih Rp77,6 Miliar di Semester 1 2026

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) - PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)...

Laba Bank Mandiri Naik 24,4% Jadi Rp30,4 Triliun, Ini Faktor Pendorongnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru