spot_img

BEI Minta Klarifikasi BRMS Setelah Sahamnya Anjlok 26,62%, Ini Jawaban Manajemen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat permintaan penjelasan kepada manajemen PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul adanya volatilitas transaksi efek perseroan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data BEI, harga saham emiten tambang mineral ini mengalami penurunan kumulatif sebesar Rp205 atau merosot 26,62%. Harga saham BRMS yang sebelumnya bertengger di level Rp770 pada 13 Mei 2026, jatuh ke posisi Rp565.

Tidak hanya harga yang merosot, aktivitas transaksi saham BRMS juga terpantau meningkat drastis. Rata-rata aktivitas harian melonjak menjadi 432,16 juta saham dengan frekuensi 25.522 kali. Padahal, pada 13 Mei 2026, volume transaksi hanya sebesar 159,16 juta saham dengan frekuensi 13.686 kali.

Merespons permintaan penjelasan tersebut, Muhammad Sulthon, Direktur dan Corporate Secretary BRMS, memberikan klarifikasi resmi. Ia menyatakan manajemen tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan.

“Sampai dengan tanggal surat ini, dapat Perseroan sampaikan tidak ada informasi, fakta, kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,” ujar Sulthon, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Sulthon menegaskan perusahaan tetap berkomitmen mematuhi peraturan bursa terkait keterbukaan informasi. Sejauh ini, manajemen juga tidak mengetahui adanya aktivitas khusus dari pemegang saham tertentu yang melanggar ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terkait rencana pengembangan bisnis, BRMS memastikan belum memiliki agenda aksi korporasi dalam waktu dekat. Hal ini mencakup rencana yang dapat berdampak pada pencatatan saham di bursa setidaknya untuk tiga bulan ke depan.

“Sampai dengan saat ini, Perseroan belum memiliki rencana melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa,” tuturnya.

Mengenai komposisi kepemilikan saham, Sulthon menjelaskan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan pemegang saham utama. Hasilnya, tidak ditemukan adanya rencana perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham pengendali tersebut.

“Kami telah menanyakan kepada pemegang saham utama, tidak ada rencana pemegang saham utama terkait dengan kepemilikan sahamnya pada Perseroan,” pungkas Sulthon.

Harga Saham

Pada penutupan perdagangan Jumat 29 Mei 2026, harga saham BRMS turun 10 poin. Penurunan tersebut setara dengan 1.65%.

BRMS kini bertengger di level Rp595 per saham. Angka ini lebih rendah dari penutupan sebelumnya. Pada 26 Mei 2026, harga saham masih berada di posisi Rp605.

Pergerakan harga terpantau cukup dinamis sepanjang hari. Saham mulai diperdagangkan pada harga pembukaan Rp610. Harga tertinggi harian sempat menyentuh posisi Rp635.

Titik terendah harian berada di level Rp595. Volume transaksi tercatat cukup besar. Sebanyak 835.401.000 lembar saham berpindah tangan selama perdagangan berlangsung.

Nilai kapitalisasi pasar BRMS tercatat sangat jumbo. Saat ini nilainya mencapai Rp84,36 triliun.

Sepanjang tahun 2026, saham ini pernah mencapai harga tertinggi Rp1.310. Rekor harga termahal tahun berjalan itu terjadi pada 20 Januari 2026.

Harga terendah tahun berjalan ada di level Rp565. Posisi ini terlihat pada 21 Mei 2026.

Dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, saham BRMS bergerak cukup lebar. Rentang harganya berada di antara Rp374 hingga Rp1.385 per lembar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kebijakan Ekspor SDA Berpotensi Ubah Peta Industri Batu Bara? Ini Respons Bayan Resources

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan...

BEI Tetapkan 10 Kontrak Berjangka Saham Baru untuk Juni 2026, Ada BBCA, BBRI hingga TLKM

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan...

BEI Minta Penjelasan, Ini Sikap Alamtri Minerals (ADMR) soal Aturan Baru Ekspor SDA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru