Sabtu, Juli 20, 2024
30.9 C
Jakarta

BSDE Gandeng Investor Jepang Kembangkan Office Portfolio Partnership di Jakarta CBD Area

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), melalui entitas anak PT Duta Cakra Pesona (DCP) menggandeng investor Jepang, Hankyu Hanshin Properties JOIN ID-DCP LLC yang merupakan perusahaan patungan antara Hankyu Hanshin Properties (HHP) dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN), untuk mengembangkan Office Portfolio Partnership di beberapa lokasi strategis di pusat kota Jakarta.

Michael Widjaja, Wakil Presiden Direktur BSDE mengemukakan dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (31/1), kerja sama jangka panjang ini akan dimulai dengan tiga gedung perkantoran, yakni Sinarmas MSIG Tower, Bakrie Tower dan Luminary Tower (under construction) yang seluruhnya berlokasi di Jakarta CBD Area.

Menurut Michael, ketiga gedung perkantoran ini berada di bawah naungan DCP, antara lain Sinarmas MSIG Tower adalah gedung 47 lantai yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Kemudian ada Bakrie Tower, yang dimiliki dan dikelola sebagian yakni 13 lantai strata office dari lantai 20 hingga lantai 32. Gedung ketiga adalah Luminary Tower (under construction), yang sebanyak 23 lantai strata office nya dimiliki oleh DCP, bukan keseluruhan gedung.

“Pada Selasa (31/1), kedua investor asal Jepang tersebut melalui Hankyu Hanshin Properties JOIN ID-DCP LLC telah sepakat untuk memiliki 25% saham DCP. Sedang sisanya dimiliki oleh BSDE, yang merupakan proyek unggulan Sinar Mas Land,” katanya.

Kerja sama kali ini merupakan kolaborasi ketiga yang telah dilakukan oleh BSDE bersama HHP dan JOIN. Ketiga perusahaan tersebut sebelumnya telah melakukan kerja sama untuk sejumlah proyek seperti pengembangan kawasan The Zora di BSD City pada bulan Oktober 2016 dan kemudian DIRE Plaza Indonesia pada bulan Juli 2019.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap HHP, yang telah berpengalaman dalam mengelola puluhan gedung perkantoran di pusat kota Osaka, Jepang, dapat memberikan nilai tambah terhadap kinerja bisnis persewaan ruang kantor di Jakarta CBD Area, ungkap Michael.

Kepiawaian HHP dalam mengelola gedung perkantoran diharapkan dapat membantu memperkenalkan tenant-tenant baru yang berasal dari perusahaan Jepang, meningkatkan efisiensi penggunaan energi gedung, memperbaiki kinerja tim operasional, alih-teknologi dan pengetahuan khususnya dalam pengembangan serta pengelolaan gedung pintar dan lain-lain.

“Kami harap sinergi ketiga perusahaan dapat memperkuat positioning BSDE sebagai perusahaan yang memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dalam membangun serta mengelola gedung-gedung perkantoran di berbagai lokasi strategis di Jakarta, Surabaya dan Medan, antara lain melalui entitas anak PT Duta Pertiwi Tbk,” katanya.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru