Kamis, Juli 25, 2024
26.7 C
Jakarta

BSI Bidik Pembiayaan KPR Sejahtera FLPP Capai Rp1,5 Triliun Akhir 2022

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI membidik penyaluran pembiayaan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp1,5 triliun pada akhir 2022. Salah satu strategi Perseroan untuk mencapai target tersebut adalah menggelar akad massal bagi 2.500 nasabah program BSI KPR Sejahtera FLPP secara serentak. Program ini merupakan hasil kerjasama antara BSI dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Melalui program ini, BSI berkomitmen membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar dapat memiliki rumah sesuai prinsip syariah. Adapun target nasabah akad massal ini adalah sebanyak 2.500 nasabah yang tersebar di 21 provinsi, 10 Region Office, dan 60 Kantor cabang di seluruh Indonesia.

Menurut Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI, program ini merupakan komitmen Perseroan untuk selalu siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat luas.

“Program besar ini tujuannya tidak semata hanya bisnis, melainkan pemenuhan salah satu kebutuhan primer yakni rumah sebagai tempat tinggal yang juga mencapai tujuan sesuai maqashid syariah. Disinilah peran BSI sebagai bank syariah yang hadir menjadi solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Anton.

Sepanjang Januari hingga akhir Mei 2022, BSI telah menyalurkan 2.548 unit rumah FLPP dengan nilai penyaluran sebesar Rp371 miliar. Adapun total realisasi penyaluran FLPP sejak tahun 2012 sampai dengan 31 Mei 2022 yakni mencapai Rp6,17 triliun atau 50.411 unit rumah dengan kualitas pembiayaan yang masih terjaga.

Untuk mencapai target 60 ribu nasabah dengan volume pembiayaan Rp 6,5 triliun di tahun ini, ekspansi pembiayaan BSI KPR Sejahtera FLPP terus digenjot. Itu antara lain dilakukan melalui optimalisasi pengembang yang terpercaya. Selain itu, Perseroan memperluas jaringan nasabah baru yang memiliki potensi pembiayaan rumah pertama melalui KPR Sejahtera FLPP.

Ariev Baginda Siregar, Deputi Komisioner BP Tapera mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dan komitmen BSI dalam menyukseskan program pemerintah untuk penyaluran KPR Sejahtera FLPP yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami. Mendapat mandat untuk menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp23 triliun atau setara 200 ribu unit rumah untuk tahun 2022. Kerja sama dan sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder, termasuk BSI tentunya diharapkan mendukung tercapainya target penyaluran FLPP tersebut,” ujar Arief.

Program ini merupakan kelanjutan sinergi BSI dengan BP Tapera. Sebelumnya kedua perusahaan tersebut telah dilakukan akad sebanyak 1.500 nasabah pada April 2021 dan 550 nasabah pada Agustus 2021. Sampai Mei 2022, penyaluran pembiayaan KPR BSI secara keseluruhan mencapai Rp6,051 triliun atau mengalami pertumbuhan 12,83% secara tahunan (year on year/yoy).

Artikel Terkait

BRI Cetak Laba Bersih Rp29,9 Triliun pada Semester I 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Terungkap! Begini Strategi BCA Jaga Likuiditas Tinggi dan Suku Bunga Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA)...

Kapan Suku Bunga BI Bisa Turun? Ini Kata Bos  BCA!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru