Divestasi 335,768 Juta Saham DEWA, Andhesti Tungkas Pratama Cuan Rp141,69 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Andhesti Tungkas Pratama, pemegang saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjual 335.768.700 lembar (0,83%)  sahamnya dalam perusahaan pertambangan batubara tersebut pada 28 November 2024.

Direktur DEWA Mukson Arif Rosyidi dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Kamis 4 Desember 2025 mengatakan, Andhesti Tungkas  menjual saham DEWA pada harga Rp422 per lembar sehingga untung Rp141,69 miliar.

“Tujuan Andhesti Tungkas Pratama melepas saham DEWA adalah divestasi dengan status kepemilikan saham langsung,” tulis Mukson dalam laporannya.

Pasca transaksi ini, kepemilikan Andhesti Tungkas Pratama atas DEWA turun menjadi 3.805.013.366 (9,35%) dari sebelumnya 4.140.782.066 (10,18%) saham.

Dari sisi keuangan, emiten batubara ini memiliki kinerja solid pada enam bulan 2025. Pada semester I 2025, DEWA mencatat  laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp167,99 miliar, melejit 1.080% dibanding Rp14,23 miliar pada semester I 2024.  Pendapatan DEWA tumbuh 6,4% menjadi Rp3,10 triliun pada semester I 2025, dari Rp2,9 triliun pada periode sama 2024

Pada perdagangan sesi pertama di BEI, Jumat 5 Desember 2025 hingga pukul 9.40 WIB, saham DEWA tercatat Rp420, turun 1,87% dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan perdagangan, saham DEWA turun  0,92%. Jika dibandingkan antara harga 5 November sebesar Rp356 terhadap penutupan kemarin, maka saham DEWA telah meningkat sebesar 20,22%. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perdagangan Saham Nominal Rp1 Dian Swastatika (DSSA) pada 9 April 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perdagangan saham nominal Rp1 PT Dian Swastatika...

Dua Tahun Beruntun Dapat Opini Disclaimer dari Auditor, BEI Suspensi Saham ZINC

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi)...

IHSG Pagi Ini Merosot 1,17% ke 7.100,050 Terbebani Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru