Hari Ini, Bank BJB Catatkan Obligasi Rp932,415 Miliar di BEI dengan Bunga 6%-6,25% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau disebut Bank BJB mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp932,415 miliar pada Kamis (16/4/2026). Bank BJB telah melaksanakan masa penawaran umum obligasi pada 09-10 April 2026.

Obligasi Bank BJB tahap II tahun 2026 ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I BJBR dengan target dana senilai total Rp2 triliun. Obligasi berkelanjutan Bank BJB tahap II tahun 2026 ini terdiri atas dua seri.

Pertama, seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp691,340 miliar memiliki bunga tetap 6% per tahun dengan tenor tiga tahun. Kedua, seri B senilai Rp241,075 miliar berjangka waktu lima tahun dengan bunga tetap 6,25% per tahun.

Bunga obligasi BJBR akan dibayarkan setiap tiga bulan dimana pembayaran bunga pertama pada 01 Juli 2026. Sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing  pada tanggal 01 April 2029 untuk obligasi seri A dan tanggal 01 April  2031 untuk obligasi seri B.

Dana dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I BJBR Tahap II tahun 2026 (Obligasi) ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan digunakan untuk penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada baik langsung atau pun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi I BJBR Tahap II Tahun 2026 adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai wali amanat obligasi.

Obligasi Berkelanjutan I BJBR Tahap I Tahun 2026 ini telah memperoleh peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)  dengan peringkat  idAA (Double A) untuk periode 10 September 2025 sampai dengan 01 September 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tambah Saham Free Float, Prajogo Pangestu Lepas 531,669 Juta Saham CUAN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Konglomerat Prajogo Pangestu mengurangi porsi kepemilikan dengan...

Dana Pensiun BPD Jateng Jual 2,736 Juta Saham YOII, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah,...

IHSG Pagi Ini Naik 1,02% ke 7.701,537 Dimotori Saham Unggulan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru