IHSG Tertekan Downgrade Moody’s, BNI Sekuritas Rekomendasikan 6 Saham untuk Dicermati

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih dibayangi tekanan pada perdagangan Jumat (6/2/2026). Sentimen negatif datang dari penurunan peringkat (downgrade) Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional.

Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memaparkan kondisi pasar terkini. Ia menyebut indeks berisiko melanjutkan koreksinya.

“IHSG berpotensi untuk melemah kembali hari ini, setelah Moody’s downgrade rating Indonesia,” tulis Fanny dalam risetnya, Jumat (6/2/2026).

Pada perdagangan Kamis (05/2/2026), IHSG ditutup melemah 42,837 poin atau turun 0,53% ke level 8.103,879. Padahal, saat pembukaan pasar, indeks sempat menguat di posisi 8.154,604. Angka penutupan ini lebih rendah dari hari sebelumnya, Rabu (04/2/2026), di level 8.146,717.

Pelemahan indeks kemarin disertai dengan aksi jual bersih (net foreign sell) oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing mencapai sekitar Rp355 miliar.

Sejumlah saham menjadi sasaran jual utama para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi ANTM, MDKA, BRIS, BBNI, hingga BRPT.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.900-8.030. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 8.150-8.200.

Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: TLKM, EXCL, ISAT, JPFA, CPIN, dan INDF,” imbuhnya.

Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:

1. TLKM – Buy on Weakness

  • Area beli: Rp3.200 – Rp3.240

  • Cut loss: di bawah Rp3.150

  • Target dekat: Rp3.320 – Rp3.400

2. EXCL – Buy on Weakness

  • Area beli: Rp2.820 – Rp2.900

  • Cut loss: di bawah Rp2.780

  • Target dekat: Rp3.060 – Rp3.100

3. ISAT – Spec Buy

  • Area beli: Rp2.090 – Rp2.110

  • Cut loss: di bawah Rp2.060

  • Target dekat: Rp2.160 – Rp2.200

4. JPFA – Buy on Weakness

  • Area beli: Rp2.460 – Rp2.530

  • Cut loss: di bawah Rp2.450

  • Target dekat: Rp2.650 – Rp2.720

5. CPIN – Buy on Weakness

  • Area beli: Rp4.450 – Rp4.500

  • Cut loss: di bawah Rp4.430

  • Target dekat: Rp4.560 – Rp4.620

6. INDF – Buy on Weakness

  • Area beli: Rp6.925 – Rp6.950

  • Cut loss: di bawah Rp6.825

  • Target dekat: Rp7.100 – Rp7.200

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK: Tren Penurunan Suku Bunga Kredit Masih Berlanjut

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai tren penurunan...

RUPS Adhi Karya (ADHI) Sepakat Rombak Jajaran Pengurus Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST...

Komisaris LOPI, Arfindi Batubara Jual Seluruh Saham Perusahaan, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Arfindi Batubara,  Komisaris PT Logisticsplus International  Tbk (LOPI) menjual...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru