Kabar Gembira Bagi Investor, BEI Buka Kembali Suspensi Saham Indospring (INDS) Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Indospring Tbk (INDS). Keputusan ini mulai berlaku efektif pada perdagangan sesi I Senin, 19 Januari 2026. Kini, para investor dapat kembali melakukan transaksi saham emiten produsen suku cadang kendaraan tersebut.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan pengumuman ini melalui keterbukaan informasi. Pencabutan suspensi berlaku untuk perdagangan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Sebelumnya, Bursa sempat membekukan aktivitas perdagangan saham INDS sejak 15 Januari 2026.

Langkah suspensi tersebut diambil Bursa karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham INDS. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya cooling down untuk melindungi investor. Bursa ingin memastikan pelaku pasar memiliki waktu cukup untuk mempertimbangkan keputusan investasi mereka.

“Penghentian sementara perdagangan saham PT Indospring Tbk. (INDS) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT Indospring Tbk. (INDS),” ujar Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).

Pihak otoritas bursa juga mengimbau para investor untuk selalu memantau keterbukaan informasi. Hal ini penting agar keputusan investasi tetap didasarkan pada data resmi perusahaan.

Harga Saham INDS

Sebelum terkena suspensi pada 14 Januari 2026, saham INDS mencatatkan lonjakan harga yang sangat tajam. Harga saham ditutup pada level Rp555 per lembar. Angka ini melesat Rp111 atau 25,00% dari penutupan sebelumnya di level Rp444.

Pada hari tersebut, saham INDS dibuka di harga Rp555. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi di Rp555 dan harga terendah di Rp492. Volume perdagangan terpantau sangat ramai mencapai 68,54 juta lembar saham.

Jika melihat kinerja sepanjang tahun berjalan, harga Rp555 merupakan level tertinggi. Sementara itu, harga terendah berada di level Rp226 pada 2 Januari 2026. Dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, saham INDS bergerak di rentang Rp197 hingga Rp555.

Lonjakan harga ini membuat nilai perusahaan meningkat pesat. Kapitalisasi pasar INDS saat ini tercatat mencapai Rp5,02 triliun. Angka ini merupakan lompatan besar dibandingkan periode-periode sebelumnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Emiten Grup Djarum IBST Bakal Delisting, Iforte Tawarkan Harga Tender Sukarela Rp5.400 per Saham

StockWatch.ID (JAKARTA) - PT Tbk (IBST) berencana mengubah status...

Maybank Indonesia (BNII) Tebar Dividen Rp580,07 Miliar pada 13 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen PT Bank Maybank Indonesia  Tbk (BNII) sebesar...

SIPD Tunda RUPSLB Terkait Perubahan Usaha, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru