Koreksi Jadwal Rights Issue, INET Siap Lepas 12,8 Miliar Saham Baru di Awal 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan koreksi terkait rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,8 miliar saham baru. Informasi terbaru ini disampaikan manajemen melalui surat keterbukaan informasi pada Senin (29/12/2025).

Dana segar dari aksi korporasi ini memiliki alokasi khusus. Rencananya, dana tersebut digunakan untuk penyertaan modal pada entitas anak, yakni PT GPI. Nilai penyertaan modal ini mencapai Rp 2.935 triliun. Pihak GPI akan menggunakan dana itu untuk pembangunan Fiber to the Home (FTTH) serta modal kerja.

Perseroan menetapkan nilai nominal saham baru sebesar Rp 10. Sementara itu, harga pelaksanaan HMETD dipatok di angka Rp 250 per saham. Rasio yang ditetapkan dalam aksi ini adalah 3:4.

Manajemen menjelaskan mekanisme rasio tersebut secara rinci. Setiap pemegang 3 saham yang namanya tercatat akan memperoleh 4 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.

Penerbitan saham baru ini juga disertai dengan pemanis berupa waran. Perseroan menetapkan rasio waran sebesar 50:9. Artinya, setiap 50 saham hasil pelaksanaan rights issue akan melekat 9 Waran Seri II. Harga pelaksanaan waran ditetapkan sebesar Rp 300 per waran.

PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara tercatat bertindak sebagai pembeli siaga dalam aksi korporasi ini. Kehadiran pembeli siaga memberikan kepastian penyerapan saham yang diterbitkan.

Investor perlu mencermati jadwal terbaru yang telah dikoreksi. Tanggal Cum HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi jatuh pada 02 Januari 2026. Sedangkan Tanggal Ex HMETD di pasar yang sama dijadwalkan pada 05 Januari 2026. Untuk Pasar Tunai, Cum HMETD akan berlangsung pada 06 Januari 2026.

Pencatatan Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas HMETD dilakukan pada 06 Januari 2026 pukul 16:00 WIB. Saham baru ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 08 Januari 2026.

Periode perdagangan HMETD dijadwalkan berlangsung mulai 08 Januari 2026 hingga 22 Januari 2026. Rentang waktu ini juga berlaku untuk periode pelaksanaan HMETD. Sementara itu, periode penyerahan efek akan dilakukan pada 12 Januari 2026 sampai dengan 26 Januari 2026.

Bagi pemegang waran, periode perdagangan waran dimulai pada 08 Januari 2026. Akhir perdagangan waran di Pasar Reguler dan Negosiasi jatuh pada 11 Juli 2028. Periode pelaksanaan waran dapat dilakukan mulai 13 Juli 2026 hingga 13 Juli 2028.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Naik 0,44% ke 7.709,568 Berkat Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Buat Investasi Pribadi, Direktur Total Bangun (TOTL) Serok 300 Ribu Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saleh, Direktur  PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)...

Perkuat Modal, Solusi Environment (SOFA) Bakal Right Issue 50 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru