Sabtu, Juli 20, 2024
29 C
Jakarta

Pendapatan Naik 22,64%, Laba Astra Otoparts Tembus Rp1,33 Triliun pada 2022

STOCKWATCH.ID  (JAKARTA) – Emiten komponen otomotif Grup Astra, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil meraih laba bersih Rp1,33 triliun (Rp275 per saham) pada 2022. Laba AUTO tahun lalu itu mencerminkan pertumbuhan 117,67% dibandingkan sebesar Rp611,35 miliar (Rp127 per saham) pada 2021.

Lonjakan bottom line AUTO didorong oleh pertumbuhan top line. Pada 2022 AUTO mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp18,58 triliun, naik 22,64% dibandingkan sebesar Rp15,15 triliun pada 2021.

Mengutip laporan keuangan AUTO yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/2), seiring lonjakan penjualan, beban pokok pendapatan AUTO juga meningkat 19,56% menjadi Rp15,89 triliun sepanjang 2022. Pada tahun 2021, AUTO menanggung beban pokok pendapatan sebesar Rp13,29 triliun. Meski begitu, laba bruto AUTO meningkat 44,08%, dari Rp1,86 triliun pada 2021 menjadi Rp2,69 triliun pada 2022.

Kemudian, beban umum dan administrasi, biaya keuangan dan beban lain-lain bersih ditekan turun masing-masing sebesar 5,98%, 8,51% dan 37,87% pada 2022. Hal ini menyebabkan laba sebelum pajak AUTO melejit 132,19%, dari Rp755,13 miliar menjadi Rp1,73 triliun pada 2022.

Tak hanya dari sisi kinerja keuangan, nilai aset AUTO juga meningkat. Dari posisi Rp16,94 triliun pada 2021 menjadi Rp18,52 triliun pada 2022. Jumlah aset AUTO terdiri dari aset lancar Rp7,82 triliun dan aset tidak lancar senilai Rp10,69 triliun.

Sementara jumlah liabilitas AUTO juga bertambah dari Rp5,10 triliun menjadi Rp5,46 triliun pada 2022. Ini terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp4,65 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp817,49 miliar.

Dari sisi ekuitas, AUTO memiliki Rp13,05 triliun. Naik dibandingkan posisi ekuitas AUTO pada 2021 senilai Rp11,84 triliun. Ekuitas AUTO pada 2022 terdiri dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp11,93 triliun dan kepentingan non-pengendali sebesar Rp1,11 triliun.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru