spot_img

Pengendali Hillcon Divestasi 0,58% Saham, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Hillcon Equity Management (HEM), pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL) menjual  sebanyak 85.285.000  unit (0,58%) sahamnya dalam perusahaan kontraktor sipil dan pertambangan serta real estat ini melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 01 Juli 2025.

Surniati, Sekretaris Perusahaan HILL, dalam keterangan tertulis, Jumat (04/7/2025) mengemukakan, tujuan Hillcon Equity Management menjual saham HILL senilai Rp27,29 miliar adalah divestasi dengan kepemilikan saham langsung.

Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Hillcon Equity Management terhadap saham HILL turun menjadi 54,42% dari sebelumnya 55% saham.

Seperti dikutip dalam laporan keuangan Maret 2025, pemegang saham emiten kontraktor sipil dan pertambangan serta real estat beraset Rp6,65 triliun per Maret 2025  itu adalah sebagai berikut, PT Hillcon Equity Management sebesar 57,67%, PT Bukit Persada Indonesia sebesar 16,15%, PT CGS International Sekuritas Indonesia sebesar 9,18%, dan investor publik sebesar 17,01%.

Sebagai catatan, (HILL didirikan pada tahun 1995 sebagai PT Hillconjaya Sakti di Batulicin, Kalimantan Selatan. Awalnya perusahaan tersebut bergerak di bidang kontraktor sipil dan pertambangan, khususnya nikel.

Namun, perusahaan ini kemudian melakukan ekspansi ke bidang usaha real estate dan alat berat melalui anak-anak perusahaannya. Perusahaan tersebut telah menyelesaikan ratusan proyek di bidang pertambangan, pekerjaan tanah, konstruksi jalan, dan konstruksi aliran sungai. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Minta Klarifikasi BRMS Setelah Sahamnya Anjlok 26,62%, Ini Jawaban Manajemen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat...

BEI Minta Penjelasan, Ini Sikap Alamtri Minerals (ADMR) soal Aturan Baru Ekspor SDA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)...

BEI Tegur KB Valbury Sekuritas, Ternyata Terkait Dua Pelanggaran Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru