spot_img

Perbaiki Keuangan, Capitol Nusantara (CANI) Jual 3 Unit Kapal dan 1 Crane, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) mengungkapkan bahwa, Perseroan berencana untuk melakukan penjualan taset  berupa tiga unit kapal dan satu unit Crane kepada PT Teluk Bajaucipta Lestari pada tanggal 26 Juni 2026.

Sekretaris Perusahaan CANI Riduwan Kosasih dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa 30 Juni 2026 mengemukakan, kapal yang dijual Perseroan tersebut meliputi, Kapal Motor (Tug Boat) “ASL Delta” dengan harga jual sebesar US$344.000.

Selanjutnya, Kapal Tongkang “Limin 3301” dengan harga jual sebesar US$99.000, Kapal Tongkang (Barge) “Capitol 1801” dengan harga jual sebesar US$275.000,-; dan Crawler Crane “Kobelco Crane SHH 7250 2F” dengan harga jual sebesar US$482.000.

“Total nilai transaksi atas ketiga unit kapal dan satu unit crane itu  mencapai US$1,7 juta,”tulis Riduwan dalam laporan keterbukaan onformasi ke BEI.

Seperti diketahui, nilai ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar US$-34.023.981. Sedangkan nlai Aset Perseroan per tanggal 31 Desember sebesar US$7.892.291. Adapun nilai Transaksi terhadap Aset PCANI per Desember 2025 sekitar 21,54%.

Menurut Riduwan, penjualan Kapal dan Alat Berat dapat menyehatkan kondisi keuangan dan menjaga kelangsungan usaha. “Penjualan asset kapal tersebut juga dapat memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham Perseroan dalam jangka panjang,” katanya.

Riduwan menegaskan bahwa transaksi kapal dan crane ini dikategorikan sebagai Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020 dan Transaksi Afiliasi, namun bukan merupakan Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/2020.

PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) didirikan di Samarinda, pada 31 Agustus 2004. Perusahaan ini bergerak dalam bidang pelayaran dalam negeri, jasa pelayaran dan angkutan, jasa keagenan kapal, jasa angkutan minyak dan gas, serta jasa sewa kapal. Perusahaan memiliki dua pangkalan tambatan besar di Batam dan Samarinda. Armada tersebut terdiri dari 5 kapal tunda penanganan jangkar, 20 kapal tunda, 15 tongkang datar, dan crawler crane.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Preskom Astra (ASII) Prijono Sugiarto Tambah Kepemilikan Saham Perusahaan, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Prijono Sugiarto, Presiden Komisaris PT Astra International...

IHSG Rontok 34,74% di Semester I 2026, Dana Asing Kabur Rp60,2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru