spot_img

SMART Siap Lunasi Obligasi III Tahun 2022 Seri B Rp625 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) atau PT SMART Tbk mengumumkan, Perseroan akan segera melunasi Obligasi Berkelanjutan III SMAR Tahap III Tahun 2022 Seri B.  Adapun bunga obligasi berkelanjutan III Seri B sebesar Rp7,25% per tahun.

Jimmy Pramono, Wakil Direktur Utama SMAR  dalam keterangan Selasa (21/1/2025) mengemukakan, Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp625 miliar sesuai jumlah pokok obligasi yang akan jatuh tempo pada 16 Februari 2025.

Menurut Jimmy, ketersediaan dana untuk pembayaran pokok obligasi SMAR tersebut didukung oleh kinerja keuangan dan likuiditas Perseroan  yang baik.

“Dana pelunasan pokok, termasuk pembayaran bunga obligasi tersebut  akan disetorkan ke dalam rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia secara tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan ,” tulis Jimmy dalam laporannya.

Sekedar informasi, SAMR menerbitkan Obligasi III Tahap III Tahun 2022 senilai Rp1 triliun pada Februari 2022. Obligasi tersebut terdiri atas Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp100 miliar berjangka waktu 370 hari memiliki bunga tetap 5,00% per tahun, Seri B senilai Rp625 miliar berjangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 7,25% per tahun, serta Seri C sebesar Rp275 miliar dengan tenor lima tahun dan bunga tetap 8,25% per tahun.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 16 Mei 2022, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 26 Februari 2023 untuk Obligasi Seri A, pada 16 Februari 2025 untuk Obligasi Seri B, dan pada 16 Februari 2027 untuk Obligasi Seri C.

Dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap III Tahun 2022 setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk  pembayaran sebagian pokok utang bank jangka panjang Perseroan yang merupakan angsuran pokok pada saat jatuh tempo dan sebagian pokok utang obligasi pada saat jatuh tempo. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sepekan Menguat 2,82% ke Level 6.177, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.788 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja perdagangan saham di Bursa Efek...

MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Airlangga Tegaskan Reformasi Pasar Modal

STOCKWATCH.ID. (JAKARTA) – Lembaga penyedia indeks global MSCI Inc....

BEI Gelar Pertemuan dengan MSCI Pekan Depan, Bahas Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru