STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Penjualan alat berat Komatsu milik PT United Tractors Tbk (UNTR) selama periode Januari sampai dengan Juli 2025 mengalami kenaikan. Market share Komatsu secara year to date pada Juli 2025 sebesar 24%.
Laporan di laman resmi United Tractors, dikutip Kamis (04/9/2025), penjualan Komatsu UNTR mencapai 3.098 unit. Realisasi ini naik 23,3% secara tahunan atau year on year (YoY) dari 2.513 unit di periode Januari sampai dengan Juli 2024.
Rinciannya penjualan untuk sektor pertambangan berkontribusi sebesar 64%. Kemudian penjualan di sektor agribisnis menyumbang 13% terhadap penjualan. Alat berat Komatsu juga telah terjual untuk sektor konstruksi sekitar 12% dari total per Juli 2025, dan penjualan ke sektor kehutanan sebesar 11%. Pada Juli 2025, penjualan Komatsu mencapai 370 unit, naik 0,54% dibandingkan Juli 2024 sebanyak 368 unit.
Dari segmen produksi batu bara, UNTR melalui Pamapersada Nusantara (PAMA) memproduksi 82,7 juta ton pada Januari-Juli 2025, lebih rendah 1,43% dari capaian pada periode yang sama tahun 2024 sebanyak 83,9 juta ton.
Selanjutnya, volume penjualan batu bara UNTR melalui Tuah Turangga Agung (TTA) di periode Januari-Juli 2025 sebanyak 9,501 juta ton. Jumlah ini naik 11,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 8,485 juta ton.
Sedangkan unit usaha United Tractors di bidang pertambangan emas (Agincourt Resources & Sumbawa Jutaraya) tercatat sebanyak 143 ribu Gold Equivalent Ounces (GEOs) di periode Januari sampai dengan Juli 2025, naik 1,72% dari periode yang sama tahun 2024 sebanyak 128 ribu GEOs.
Adapun sepanjang periode Januari-Juli 2025, UNTR mencatat volume penjualan bijih nikel sebanyak 1.291.000 wet metric ton (wmt). Ini terdiri dari 415 ribu wmt saprolit dan 876 ribu wmt limonit. Pada periode yang sama 2024, UNTR mencatat volume penjualan bijih nikel sebanyak 1.098.000.
