back to top

Cadangan Devisa Naik 3,76% pada November 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2023 tercatat sebesar US$138,1 miliar. Angka ini meningkat sebesar US$5 miliar atau tumbuh 3,76% dibandingkan dengan posisi pada akhir Oktober 2023 sebesar US$133,1 miliar.

Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI mengemukakan, kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta penerimaan pajak dan jasa.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Kami menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (8/12).

Ke depan, BI memandang cadangan devisa akan tetap memadai. Ini didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh BI dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kelola Sampah Bogor Raya, Danantara Tunjuk Zhejiang Weiming Jadi Mitra PSEL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Danantara Indonesia mengumumkan mitra terpilih untuk mengelola...

Setahun Danantara, Prabowo Tekankan Tata Kelola Aset Negara; BRI Salurkan 5.500 Paket Sekolah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan...

Kejar Swasembada Energi, Presiden Prabowo Kebut Proyek Raksasa PLTS 100 GW

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah Indonesia makin agresif meninggalkan energi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru