spot_img

Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Arthavest Fokus ke MICE Hybrid

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Arthavest Tbk (ARTA) menargetkan pendapatan bersih sebesar Rp100 miliar pada 2026. Target tersebut, 40% lebih tinggi dibanding realisasi pendapatan tahun 2025 sebesar Rp71,43 miliar.

Manajemen ARTA dalam materi paparan publik yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Jumat 12 Juni 2026 mengatakan, Perseroan memiliki sejumlah strategi untuk mencapai target pendapatan tersebut.

Pertama, perseroan akan fokus pada MICE Hybrid dengan menyediakan teknologi streaming berkualitas tinggi untuk rapat yang menggabungkan peserta fisik dan virtual, baik dengan koneksi internet yang stabil dan berkecepatan tinggi, penyediaan smartboard atau proyektor dengan resolusi tinggi, dan sebagainya.

Selain itu, ARTA menyediakan Paket Staycation Tematik, khusus buat t paket akhir pekan yang unik dengan beberapa produk bundling (misal: penyediaan kendaraan untuk wisata kota Jakarta, wellness retreat untuk pelayanan spa dan sauna) untuk menarik baik pasar internasional dan domestik.

Perseroan juga melakukan Optimalisasi F&B dengan mengubah restoran hotel menjadi destinasi kuliner mandiri untuk meningkatkan pendapatan non-kamar melalui kerjasama dengan beberapa restoran ternama serta  melakukan Automasi Layanan melalui implementasi mobile check-in dan kunci digital untuk efisiensi staf dan kenyamanan tamu.

Di samping itu, Perseroan juga menawarkan Program Loyalitas Personalisasi dengan menggunakan data tamu untuk menawarkan diskon atau fasilitas yang relevan secara individu melalui social media dan pemberian voucher.

Selanjutnya, Manajemen Perseroan berupaya menerapkan Inisiatif Berkelanjutan (Green Hotel) dengan mengurangi plastik sekali pakai dan menggunakan sistem hemat energi untuk menarik segmen tamu yang sadar lingkungan.

Hingga kuartal I 2026, ARTA membukukan pendapatan sebesar Rp11,20 miliar, turun 17,15% dari Rp13,51 miliar pada periode sama 2025. Pencapaian pendapatan  tersebut sekitar 11,2% dari target perseroan tahun ini.

PT Arthavest Tbk (ARTA) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1990 dengan nama PT Artha Securities Prima dan mulai komersial pada tahun 1992. Perseroan bergerak dalam bidang usaha investasi. Perusahaan berganti nama menjadi Arthavest pada tahun 2005.

Perusahaan tersebut memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT Sanggraha Dhika (operator Hotel Bintang 4 REDTOP) dan PT Sentral Pembayaran Indonesia (layanan pembayaran dan gateway pembayaran) yang bekerja sama dengan PT Solusi Net International. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Indonesian Paradise (INPP) Targetkan Pendapatan Tumbuh 10% pada 2026, Dorong Recurring Income

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) mematok...

BRI Respons Positif Dukungan Penguatan Pasar Modal, Hery Gunardi Soroti Kuatnya Fundamental Perbankan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)...

Marketing Sales Capai Rp2 Triliun hingga Mei 2026, Summarecon Tetap Bidik Target Rp5,2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatat...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru