back to top

FILM Bagikan Dividen Rp25 per Saham dan Ganti Nama Jadi MD Entertainment

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MD Entertainment Tbk (FILM), sebelumnya bernama PT MD Pictures Tbk berencana membagikan dividen sebesar Rp25 per saham. Rencana ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) serta public expose di Jakarta pada Jumat (28/6/2024).

Manoj Punjabi, Direktur Utama FILM, menyatakan, RUPST menyetujui antara lain laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2023 serta penetapan penggunaan laba bersih Perseroan 2023.

“RUPSLB menyetujui perubahan nama Perseroan yang sebelumnya PT MD Pictures Tbk menjadi PT MD Entertainment Tbk dengan tidak mengubah kegiatan usaha Perseroan,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (02/7/2024).

Manoj mengemukakan, Perseroan mencatatkan kinerja positif pada 2023. Perseroan berhasil mendapatkan laba sebesar Rp95,3 miliar  sehingga Perseroan menetapkan sebesar Rp25 per lembar saham dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.

Penjualan film dari digital memiliki kontribusi terbesar  Rp177,5 miliar atau sebesar 52,51% dari total pendapatan segmen film, dan didukung pendapatan film layar lebar sebesar Rp148,3 miliar.

FILM juga mencatatkan kas dan setara kas yang positif di tahun 2023 sejumlah Rp518 miliar. Ini mengalami kenaikan sebesar 27,90% atau naik sejumlah Rp113 miliar dibandingkan tahun 2022. Pencapaian ini didukung oleh film “Sewu Dino” yang menjadi film lokal dengan pendapatan tertinggi untuk tahun 2023.

“Pesatnya pertumbuhan layanan digital mendorong persaingan di sektor over the top saat ini sangat ketat. Tantangan ini tentu membuat kami untu semakin kuat berkomitmen menyuguhkan hasil karya terbaik agar di sektor bioskop MD Entertainment tetap berada di garis terdepan di industri. Terbukti pada 2023, dua film produksi MD Entertainment, “Sewu Dino” dan “Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul,” berhasil masuk dalam jajaran 12 besar dan meraih pangsa pasar sebesar 21% untuk kategori film blockbuster lokal. Selain itu, kemitraan strategis dengan Lionsgate juga semakin memantapkan posisi MD Entertainment di industri perfilman serta memperkuat jangkauan pasar lokal dan internasional yang lebih luas,” katanya.

Dalam public expose, Manoj memaparkan kinerja kuartal I 2024. FILM mencatat pencapaian penting dengan merilis prekuel yang sangat dinanti dari film lokal terlaris “KKN: Di Desa Penari” berjudul “Badarawuhi: Di Desa Penari”, film tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 3,5juta penonton dalam negeri dalam waktu kurang dari tiga minggu sejak perilisannya sehingga mencapai 4.013.558 jumlah penonton.

“Melalui film-film yang akan kami hadirkan, MD Entertainment tetap teguh pada komitmen untuk menyediakan konten berkualitas bagi masyarakat luas dan juga memberikan nilai bagi para pemegang saham.” ujar Manoj.

Manoj  menambahkan, yang terbaru, pada 13 Juni lalu MD Entertainment merilis film terbarunya berjudul ‘Ipar adalah Maut’ disambut antusiasme tinggi dari masyarakat hingga mampu menembus lebih dari 3,5 juta penonton pada hari ke-17 tayang. Film yang diadaptasi dari kisah nyata yang viral di Tik Tok ini mampu menduduki posisi teratas box office tahun 2024 dan masih terus bertambah.

“Film-film yang kami produksi tidak hanya memenuhi preferensi pasar, tetapi juga menunjukkan pendekatan inovatif MD Entertainment dalam pembuatan film,“ ungkap Manoj. (*/yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Catat 37 Emisi Obligasi Raup Rp41,41 Triliun, Ada 20 Penerbitan Baru Masuk Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas...

Tiga Emiten Raup Rp3,75 Triliun dari Rights Issue, Satu Perusahaan Properti Masih Antre

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada...

BEI Catat 7 Perusahaan dalam Pipeline IPO, Sektor Keuangan Paling Dominan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru