Semester I 2024, Penjualan dan Laba ENZO Kompak Meningkat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) membukukan laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,555 miliar (Rp2,57 per saham) pada semester I 2024. Hasil ini meningkat sebesar 968,27% dibandingkan laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp520,44 juta (Rp0,24 per saham) di semester I 2023.

Menurut laporan keuangan ENZO per Juni 2024 yang disampaikan ke BEI, Selasa (13/8/2024), peningkatan laba ini seiring dengan kenaikan penjualan neto sebesar 26,40% dari Rp248,45 miliar per Juni 2023 menjadi Rp314,04 miliar.

Seiring penjualan bersih, beban pokok penjualan meningkat 25,12% dari Rp225,33 miliar menjadi Rp281,93 miliar. Meski begitu, laba bruto emiten beraset Rp399,67 miliar ini tetap tumbuh 38,88% dari Rp23,12 miliar menjadi Rp32,11 miliar per Juni 2024.

Beban umum dan administrasi Perseroan dapat ditekan turun hingga 5,63% menjadi Rp11,89 miliar dari Rp12,60 miliar. Perseroan mencatat pendapatan lain-lain sebesar Rp1,67 miliar. Hal ini mendorong laba usaha Perseroan meningkat sebesar 138,79% dari Rp6,29 miliar menjadi Rp15,02 miliar per Juni 2024.

Sebagai informasi ENZO merupakan emiten di bidang pengolah dan pengekspor makanan laut beku dan kalengan. ENZO merupakan eksportir ke perusahaan global, seperti Twin Tails Seafood, Aqua Star, juga Harbour Seafood di Amerika Serikat, Thai union Group di Thailand, dan pasar lainnya di Kanada, Eropa, Timur Tengah, dan Australia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pefindo Proyeksi Penerbitan Surat Utang Korporasi 2026 Tembus Rp175,77 Triliun

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan...

Penerbitan Surat Utang Korporasi Kuartal I 2026 Tembus Rp59,35 Triliun, Naik 26,97%

STOCKWATCH (JAKARTA) – Pasar surat utang korporasi nasional tampil...

Berprospek Stabil, Pefindo Tegaskan Peringkat idAA untuk Aneka Tambang (ANTM)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru