back to top

Pasar Eropa Cetak Rekor Tertinggi! Saham Sektor Pertahanan Melonjak, Saab Meroket 16%!

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa menguat pada penutupan perdagangan Senin (17/2/2025) waktu setempat, mencetak rekor tertinggi baru. Saham sektor pertahanan jadi bintang utama setelah berbagai negara Eropa berkomitmen meningkatkan anggaran militer

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham-saham di seluruh Eropa naik 0.54% dan mengakhiri sesi di level 555.42 poin. Ini melanjutkan tren positif setelah rekor berturut-turut pekan lalu.

Sektor pertahanan jadi motor penggerak. Indeks Stoxx 600 Aerospace and Defense melesat 4.2% setelah pertemuan para pemimpin Eropa membahas peningkatan belanja militer.

Saham Renk Group dari Jerman melonjak 17.5%, sementara Rheinmetall naik 14%. Pabrikan senjata asal Swedia, Saab, mencatat kenaikan luar biasa sebesar 16%. Di Inggris, saham BAE Systems juga ikut terbang 9%, mencetak kenaikan harian terbesar sejak Juli 2022.

Indeks utama Eropa juga ikut terdongkrak. FTSE 100 Inggris naik 0.41% ke level 8,768.01. DAX Jerman melonjak 1.26% ke 22,798.09. CAC 40 Prancis sedikit naik 0.13% ke 8,189.13, sementara FTSE MIB Italia menanjak 0.92% ke 38,327.72. Indeks IBEX 35 Spanyol pun ikut naik 0.47% ke 13,016.9.

Pasar juga memantau ketegangan geopolitik AS dan Eropa. Washington tengah bersiap untuk berdiskusi dengan Rusia soal perang Ukraina. Namun, Eropa dan Kyiv tampaknya tak dilibatkan dalam pembicaraan tersebut.

Pemimpin Eropa pun menggelar pertemuan darurat di Paris pada Senin. Mereka membahas respons terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang tampaknya mengabaikan Eropa dalam kebijakan keamanannya.

Di Konferensi Keamanan Munich akhir pekan lalu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengusulkan agar belanja pertahanan dikecualikan dari aturan fiskal Uni Eropa. Sementara itu, Sekjen NATO Mark Rutte mengungkapkan rencana peningkatan target belanja militer dalam pertemuan puncak Juni nanti.

Di sisi lain, pasar Asia-Pasifik diperdagangkan menguat setelah rilis data pertumbuhan ekonomi Jepang kuartal IV. Investor juga menanti keputusan bank sentral Australia, Indonesia, dan Selandia Baru pekan ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dibayangi Konflik Iran dan Gejolak Harga Minyak, Wall Street Berakhir Lesu

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Saham Eropa Menghijau Berjamaah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Bursa Saham Asia-Pasifik Kompak Rebound

STOCKWATCH.ID (TOKYO) - Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik kompak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru