BEI Buka Suspensi Saham MASA Hanya di Pasar Negosiasi, Ini Tujuannya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) hanya di pasar negosiasi sejak perdagangan sesi II, Selasa (4/3/2025) pukul 13.30 WIB.

Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, dalam pengumuman, Selasa (4/3/2025) mengatakan, pembukaan suspensi saham MASA di pasar negosiasi dalam rangka pengalihan saham hasil tender sukarela Tahap I kepada Compagnie Generale Des Établissements Michelin (CGEM). Tender sukarela itu dilakukan oleh PT CGS International  Sekuritas Indonesia sebagai pihak yang ditunjuk oleh Perseroan.

Menurut Adi, pembukaan suspensi saham MASA berdasarkan permintaan dalam Surat PT Multistrada Arah Sarana Tbk nomor 0013/CS/MASA/III/25 tanggal 3 Maret 2025 perihal Permohonan Pembukaan Sementara Suspensi Perdagangan Efek dalam Rangka Pelaksanaan Crossing Saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk sehubungan dengan Penawaran Tender.

Selanjutnya, Bursa akan melakukan Suspensi Perdagangan Efek Perseroan kembali di Seluruh Pasar setelah transaksi pengalihan saham tersebut selesai dilakukan. Adapun transaksi lain selain yang disebutkan tidak diperkenankan untuk dilaksanakan pada masa pembukaan suspensi tersebut.

BEI menghentikan sementara perdagangan saham MASA  sejak transaksi sesi pertama, 26 Juli 2024. Suspensi MASA dilakukan Bursa karena Perseroan berencana untuk melakukan delisting saham secara sukarela (voluntary delisting). Suspensi saham MASA seiring permintaan manajemen Perseroan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank Mandiri Tebar Dividen Jumbo Rp44,47 Triliun dan Buyback Saham Rp1,17 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)...

Daftar Lengkap Susunan Pengurus Baru Bank Mandiri (BMRI) Pasca RUPST

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)...

Lippo Karawaci (LPKR) Siap Jual Kembali 20.700.600 Lembar Saham Tresuri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengumumkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru